Para nelayan protes, karena hasil tangkapan mereka menurun drastis akibat pembolehan trawl.

Para nelayan protes, karena hasil tangkapan mereka menurun drastis akibat pembolehan trawl.

Kupasbengkulu.com, Bengkulu -Keinginan Para rukun Nelayan untuk menghentikan kapal pukat harimau (Trawl) beroperasi di perairan Bengkulu, tinggal menunggu pertemuan antara nelayan dan pihak Pemprov Bengkulu saja.

Menurut Kadis Perikanan Provinsi, Renaldi yang ditemui, Senin (26/10) dikantornya Jalan Cendana Sawah Lebar Kota Bengkulu, menegaskan, apa yang menjadi tuntutan para nelayan itu sudah dilaporkannya ke Pihak Sesda Provinsi.  “Ya udah, tiggal di Pemda lagi”, jelasnya terburu-buru.

Hingga sudah berjalan dua pekan laporan itu, hingga kini belum ada jawaban. Renaldi tegaskan kalau ingin tanya soal tuntutan pengahpusan trowl itu, kini tanyakan saja langsung ke pihak Sesda, karena tugasnya sebagai Kadis Perikanan sudah selelsai.

Apalagi surat pengantar untuk pertemuan anatara nelayan dengan pihak Pemrov itu, sudah dimediasi oleh serikat nelayan seluruh indonesia cabang Kota Bengkulu. “Tugas saya sudah selessai”, ujarnya sembari berlalu masuk ruangan. (bb)