Danlanal Bengkulu Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu Letkol Laut (P), Amrin Rosihan Hendrotomo

Danlanal Bengkulu Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu Letkol Laut (P), Amrin Rosihan Hendrotomo

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Danlanal Bengkulu Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu Letkol Laut (P), Amrin Rosihan Hendrotomo menyatakan bahwa Indoseia bakal kaya kalau potensi lautnya di buat Pelabuahan yang memadai. Pasalnya, apabila dermaga tersebut di bangun Pelabuhan maka kapal perdagangan akan merapat ke Indonesia.

Contoh kecilnya, negara Singapura yang hanya memiliki negara yang kecil, namun kehidupan negaranya boleh dikatakan maju. Kenapa demikian?, hal ini dikarenakan negara ini dikelilingi laut dan mereka lebih memanfaatkan laut mereka untuk mengidupi mereka.

Negara ini mendirikan banyak pelabuhan disisi maritim mereka, sehingga mereka bisa memanfaatkan pelabuhan tersebut dengan menjual jasa mereka. Kapal, kapal asing yang menjual barang atau mengankut barang tersebut dengan adanya pelabuhan yang memadai bisa bersadar di Singapura. Dan semua itu bisa di minta tarif yang mahal oleh pengelolah pelabuhan.

Sama hal dengan negara yang besar seperti Australia, wilayah ini termasuk meliyah yang tepinya dipenuhi laut. Sehingga penduduk Australia hanyas menduduki tepi laut saja. Hal ini dikarena negara ini lebih menggantung kehidupan mereka dari Laut yang salah satuhnya pelabuahan.

Disana juga mereka memanfaatkan perdagangan. Hanya dari laut tersebut, barang dagang bisa di peruntuhakan. Pasalnya barang yang perutuhkan lebih banyak diangkut dari lau dari pada barang yang diangkut dari dart.

Sementara daerah yang memiliki plabuhan yang besar itu seperti orang berlari bahkan bisa menglahi motor

“Ekonomi itu tumbuh salah satunya adalah faktor perdagangan. Itu dalam skala nasional dan internasional hanya bisa lewat laut karena lewat darat tidak mungkin, kalau mau lewat laut dermaganya harus besar contohnya di Australia dimana-dimana saja ada dermaga. Maka dari itu banyak gedung gedung pencakar langit. Karena Itu, ekonominya lebih kencang di daerah laut,” kata Danlanal Bengkulu Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu Letkol Laut (P), Amrin Rosihan Hendrotomo.

Diharapkannya, juga terhadap laut Indonesia, hanya saja pemanfaat pelabuhan yang di daerah di Indonesia tidak di manfaatkan maksimal. sehingga hanya pelabuhan yang besar di Jakarta yang maju.

“Kalau barang yang dibawa melalui laut barangnya lebih banyak, kalau lewat udara barangnya lebih sedikit. Sekali berangkat saja kapal bisa mengangkut ratusan bahkan ribuan kontener. Kita sekarang belum sampai kesana, ada tapi tidak maksimal,” ungkapnya.

Diharapkannya juga di Bengkulu lebih memnfaatkan Pelabuhan yang dicanakan nantinya dibangun oleh Pelindo. Sehingga membantu lebih banyak perekonomian kehidupan warga Bengkulu.

Namun sayannya, hamnya kondisi pelabuhan di Pulau Bai yang dangkal hingga menyulitkan kapal-kapal besar bersandar di Bengkulu.

“Yang menjadi polemix yang mudah saja yakni batu bara. Hal ini dikarena batu bara sering tidak ada bongkar muat di pelabuhannya tersebut dikarena pelabuhannya tidak memenuhi syarat. Pelabuhan ini sendiri tidak bisa di masuki kapal yang besar pada batu bara ada PADnya pasti ada pembangunan di Bengkulu,” pungkasnya.(dex)