warga Dusun Keling

KUPASBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN– Hari gini masih ada 40 Kelurga warga di Kabupaten Bengkulu Selatan yang belum pernah menikmati aliran listrik. Ke-40 KK tersebut terdapat di Dusun Gunung Keling Desa Pagar Gading Kecamatan Pino Raya.

“Mulai terbentang dunia ini sama sekali kami belum pernah menikmati terangnya lampu listrik dan fasilitas lain yang menggunakan tenaga listrik. Padahal pemerintah Indonesia mempunyai slogan Indonesia menyala dan Indonesia Berdering,” kata Baidin warga Dusun Gunung Keling.

Namun hingga kini 40 KK warga dusun Gunung Keling ini belum sama sekali di aliri Listrik padahal tiang listrik melewati dusun mereka, tapi warga Dusun Gunung Keling tidak bisa menikmati fasilitas penerangan itu.

“Pada saat pemilu legislatif pernah dipasang travo, namun setelah pemilihan anggota DPRD travonya dicabut kembali oleh pihak PLN,” katanya.

Menurut Baidin, permohonan untuk dipasang travo agar dapat mengaliri listrik ke rumah-rumah warga itu sudah pernah mereka usulkan secara tertulis maupun lisan, namun belum juga ditanggapi oleh pihak PLN Ranting Manna.

“Beberapa anggota DPRD Bengkulu Selatan yang duduk saat ini di kursi dewan yang terhormat itu juga pernah berjanji akan mengusahakan, namun tidak ada juga ada realisasinya,” ujar Baidin.

Ditambahkan Baidin, mereka juga pernah secara swadaya untuk membeli travo tersebut. Hal ini mereka lakukan karena disarankan oleh pihak instalatir. Setelah uang terkumpul sebanyak Rp 30 juta, pihaknya mendapatkan informasi ternyata harganya lebih tinggi dari uang yang mereka kumpulkan.

“Harga travo  untuk kebutuhan 40 KK warga Dusun Gunung Keling tersebut yakni seharga Rp 90 juta. Untung uangnya belum kami serahkan kepada pihak instalatir itu,” bebernya.

Warga Dusun Gunung Keling ini sangat berharap pihak PLN dapat memasang travo di dusunnya itu, sehingga 40 keluarga yang ada dapat menikamti aliran listrik.(tom)