pelaku diringkus polisi Bengkulu Selatan

pelaku diringkus polisi Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Kasus pembunuhan terhadap seorang gadis inisial NS (17) pada 21 Oktober 2013 lalu akhirnya terungkap. Pembunuh seorang siswi SMA Tanjung Sakti, Kecamatan Tanjung Sakti itu adalah laki – laki yang sudah mempunyai tiga orang anak, warga Kecamatan Manna Bengkulu Selatan. Setelah menjadi buronan selama 18 bulan HS akhirnya dibekuk tim buru sergap (Buser) Polres Bengkulu Selatan Minggu, (14/06/2015).

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Abdul Muis didampingi Kasat Reskrim Iptu Risqi Akbar menjelaskan bahwa, pelaku yang merupakan warga Desa Padang Pandan Kecamatan Manna itu, dibekuk dari tempat persembunyiannya di pondok kebun kopi miliknya di Desa Sindang Datar Kecamatan Sindang Beliti Ulu Kabupaten Rejang Lebong.

“Setelah ditetapkan daftar pencarian orang (DPO), dan dua tahun buron pelaku pembunuh Novita Sari akhirnya berhasil dibekuk tim Buser Polres yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Riski Akbar,” kata Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Abdul MUis, S.IK saat konfrensi Fers Rabu, (17/06/2015).

Kapolres sangat mengapresiasi kinerja tim buruh sergap yang dipimpin oleh Kasatres Iptu Risqi Akbar dalam pengungkapan dan penangkapan pelaku pembunuhan korban Novita warga Tanjung sakti Kabupaten Lahat tersebut.

Dalam penangkapan tersbut, aparat terpaksa harus melontarkan timah panas ke arah kaki kiri tersangka lantaran memberikan perlawanan saat dilakukan penangkapan.

Menurut kasat reskrim Itu Risqi Akbar, saat penggrebekan di pondok kopi miliknya itu, tersangka memegang senjata tajam jenis parang dan diarahkan ke anggota.

“Saat kita digerebek, tersangka mendorong pintu agar kami tidak bisa masuk. Dalam pondoknya itu terdapat banyak senjata tajam berupa golok dan parang, ungkap Risqi.

Selain mengamankan tersangka, aparat juga menyita dua unit sepeda motor Honda Supra Fit BD 3466 AQ dan Yamaha Mio Soul tanpa nopol yang kondisinya sudah dipreteli sebagai barang bukti.

“Selain dua unit sepeda motor itu, kami juga mengamankan pakaian korban berupa baju warna pink motif bunga dengan banyak robekan, BH warna pink dengan kedua tali BH putus, celana dalam warna pink dengan kondisi robek, dan kaos dalam warna kuning bertali hitam dalam kondisi robek.(tom)