Melyansori

Melyansori

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki) Bengkulu, Melyansori menyatakan kinerja Kejari Curup sangat kontras dengan Kejari lain yang terus mengusut kasus korupsi secara gencar.

Bahkan, menurutnya, mereka mencurigai apakah benar Rejang Lebong bebas dari korupsi, karena pengusutan korupsi yang begitu minim. Kalau memang tidak ada, lanjutnya, berarti pembangunan di Rejang Lebong sangat layak dijadikan percontohan.

“Apa harus KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang datang ke Rejang Lebong, karena tidak adanya produk korupsi dari kejari Curup selama 4 Tahun terakhir,” ungkap Melyansori.

Ditambah lagi, Polres Rejang Lebong setiap tahunnya mengirimkan berkas perkara dugaan korupsi ke Kejari Curup. Namun, menurut Melyansori, pihaknya banyak mendengar ada beberapa dugaan kasus korupsi yang sempat diusut Kejari, namun tidak jelas perkembangannya. Terkait itu, lanjut Melyansori, pihaknya akan meminta ketegasan dari Kejati Bengkulu.

“Harusnya menjadi perhatian khusus pagi Kejati Bengkulu, terutama Asisten Pengawas (Aswas),” tambah Melyansori.

Sementara itu, saat wartawan mencoba mengkonfirmasi pada Kajari Curup, Eko Hening Wardoyo, tidak berhasil menemuinya lantaran sedang dinas luar. Sedangkan Kasi Intel, Heru Saputra, juga belum bisa ditemui.

“Beliau sedang ada tamu penting, belum bisa ditemui’’ ungkap seorang stafnya. (vai)