Debat Kandidat Kepahiang 3

kupasbengkulu.com, Kepahiang – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kepahiang sama-sama berkeyakinan bisa membawa Kepahiang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Cara tersendiri atau berbeda ini, disampaikan dengan lugas oleh ketiga paslon ketika ditanyakan oleh moderator debat. Acara debat paslon ke II, diselenggarakan KPU Kepahiang di guest house Kepahiang pada Senin, (30/11).

Dimulai dari Cabup Hidayatullah Sjahid, mengatakan perlu membenahi penataan administrasi aset dan keuangan.

“Kita perlu memperbaiki penataan administrasi keuangan daerah. Selain itu, perlu ada penataan aset yang lebih baik. Perlu juga pansus yang menangani ini agar pengelolaan keuangan dan aser lebih baik,” kata Dayat.

Selanjutnya, Cabup Bambang Sugianto, menilai perlu adanya penataan aset bergerak dan tidak bergerak.

“Kemudian, aplikasi Mn-13 harus direalisasikan agar pengelolaan keuangan lebih baik dan transparan. Kalau itu bisa berjalan, maka sangat mungkin Kepahiang ini meraih WTP,” jelas Bambang.

Sedangkan Cabup Firdaus Djailani mengemukakan hanya perlu melakukan sinkronisasi Musrenbangdes hingga Musrenangkab dengan realisasi pada pengelolaan keuangan dan aset yang ada.

“Tidak sulit untuk mendapat opini WTP, Provinsi saja bisa 3 kali WTP dan saya tahu betul karena saya anggota DPRD Provinsi. Meraih WTP hanya perlu melakukan sinkronisasi saja terhadap apa yang sudah disepakati dalam Musrenbang Desa hingga Musrenbangka. Kemudian, aturan yang ada ditaati dan menjalin hubungan eksekutif dan legislatif, saya rasa WTP dengan mudah bisa diraih,” ungkap Firdaus.(slo)