Hidrochefalus

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Kembali lagi seorang balita di Rejang Lebong divonis menderita gizi buruk. Lebih buruk lagi, karena balita ini juga menderita penyakit Hydrosefalus. Balita laki-laki tersebut bernama Bara Oktaputra, yang masih berusia tiga tahun. Bara adalah putra dari Thamrin (34) dan Erna (24) warga Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong.

Anak ini dalam beberapa bulan terakhir terus menderita diare dan penyakit infeksi, sehingga menyebabkan berat badannya turun secara drastis. Parahnya, anak ini juga sudah memiliki kekurangan dibidang kemampuan pencernaannya sejak kecil. Hasilnya, hingga usianya yang ke tiga tahun, ia hanya bisa mencerna bubur.

“Bahkan berat badannya, setelah ditambah dengan berta cairan dikepalanya hanya 9,2 kilogram (Kg), jumlah itu berarti turun drastis dari beberapa waktu lalu yang seberat 12 kg,” ungkap Weni Oktaria, AMD Petugas Gizi di Puskemas Talang Rimbo Lama.

Weni menambahkan, penyebab gizi buruk ini adalah buruknya sanitasi dirumah orang tuanya. Sehingga, penderita gizi buruk ini terus menerus mendapatkan infeksi. Sebagai bentuk pertolongan, Dinkes Rejang Lebong melalui pihak Puskesmas sudah memberikan makanan tambahan selama 120 hari penuh pada balita ini, sejak setahun silam.

“Ketika baru berusia tiga bulan, korban juga sempat akan menjalani operasi Hydrosefalusnya di RSCM Jakarta, namun batal karena keterbatasan ekonomi, lalu lima hari yang lalu saya bawa ke RSUD Curup, hasilnya, anak ini harus dirujuk ke RS M Yunus, Bengkulu. Tapi, lagi-lagi gagal karena keterbatasan dana,” lanjut Weni.

Sementara itu, keberadaan keluarga balita malang ini memang cukup kesulitan dibidang ekonomi. Ayah balita ini bekerja sebagai tukang ojek dengan motor orang lain atau kadang-kadang mencari barang bekas.

Dengan demikian, sangat sulit bagi keluarga ini untuk menyambung pengobatan untuk Bara. Oleh sebab itu, tangan-tangan dermawan sangat dibutuhkan oleh Bara dan keluarganya. Keluarga ini tinggal di Kompleks rumah penjaga sekolah SDN 03 Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan. (vai)