Hidayat

kupasbengkulu.com, kepahiang – Hidayatullah Sjahid sebagai calon Bupati Kepahiang yang memperoleh suara terbanyak pada Pilbup 2015, memastikan tidak ada mutasi ASN setelah dirinya dilantik pada awal 2016 mendatang. Ini disampaikan dalam konferensi pers di kediamannya, Kamis (17/12).

“Masih ada tahapan penetapan calon terpilih. Soal mutasi pejabat, aturannya selama 6 bulan sangat jelas yakni tidak ada mutasi pejabat eselon,” sampai Dayat yang juga didampingi Ketua Tim Pemenangan.

Selama 6 bulan, Dayat bersama tim akan melakukan konsolidasi dan mengamati kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Kepahiang.

“Kami dalam melakukan mutasi, ada kajian, ada pengamatan dan sebagainya. Selama enam bulan itu akan dievaluasi dalam artian tidak semerta -merta melakukan mutasi, ” jelasnya.

Dayat juga menyampaikan, jika dirinya akan tetap belajar dan berkoordinasi dengan banyak pihak untuk melihat kinerja para aparatur sipil.

“Kita memang ada visi misi yang akan diadaptasikan dengan realita di lapangan. Kita dicermati betul dan saya sendiri harus terus belajar, meski sudah berpendidikan dan 35 tahun di birokrasi. Rasanya tak salah untuk terus belajar,” ujarnya.

Selanjutnya, Dayat menegaskan, kepada tim dan pendukungnya agar tidak melakukan euforia kemenangan. Ia sendiri mengaku lebih banyak bertawaduk dan berzikir.

“Kemenangan ini kemenangan masyarakat Kepahiang. Kedepan tidaklah muda, karena ada yang harus saya pertanggungjawabkan. Baik itu kepada rekan-rekan semua, kepada rakyat Kepahiang dan kepada saya sendiri dan tentu kepada Allah SWT,” ungkap Dayat.

Disinggung tentang adanya laporan dugaan politik uang pasca pemungutan suara, Dayat mempercayakan sepenuhnya kepada KPU dan Panwaslu Kepahiang. ” Saya percayakan sepenuhnya ke KPU dan Panwaslu. Mereka pasti independent, dalam artian tidak memihak ke paslon manapun,” demikian Dayat.(slo)