Anggota DPD RI asal Bengkulu, Riri Damayanti, saat Raker dengan Menteri Perhubungan Jonan Ignasius.

Anggota DPD RI asal Bengkulu, Riri Damayanti, saat Raker dengan Menteri Perhubungan Jonan Ignasius.

kupasbengkulu.com – Anggota DPD RI, Riri Damayanti, membeberkan bahwasannya Provinsi Bengkulu tak menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) nasional.

Menurut Riri hal ini disebabkan usulan yang disampaikan kepada pemerintah pusat, baik dari DPD, DPR, dan pemerintah daerah tidak pernah sejalan atau tidak sinkron.

“Bengkulu tidak masuk RPJM nasional, terkesan terbelakang, dan tidak menjadi prioritas program pembangunan di Indonesia. Salah satu penyebabnya karena usulan di tingkat DPD, DPR, dan pemda tidak ada sinergi sehingga karena usulannya beda-beda ini dianggap bukan sesuatu yang memang penting,” ujar Riri, Selasa (05/04/2016).

Dirinya berharap ke depan ada komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Terlebih dalam pembahasan di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) pemerintah Provinsi Bengkulu yang akan digelar pada 13 April mendatang agar dapat melakukan pembahasan dengan sebaik mungkin.

“Kita berharap hasil Musrembang nanti benar-benar sesuatu yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan program-program yang akan dijalankan satu sama lain sejalan. Dengan demikian akan mempermudah usulan-usulan Bengkulu ke pusat,” demikian Riri. (val)