sampah yang dikumpulkan orang gila dan menumpuk di depan toko

sampah yang dikumpulkan orang gila dan menumpuk di depan toko

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Keberadaan orang gila (orgil) di Kabupaten Bengkulu Selatan meresahkan warga. Pasalnya dengan banyaknya orang gila di daerah ini ada yang perbuatannya sangat dirasakan mengganggu aktifitas masyarakat.

Seperti yang dilakukan Markusin (55), salah seorang warga Kedurang yang mengalami gangguan jiwa ini. Markusin menumpuk sampah hingga menggunung dijalan raya pada pusat perkotaan, sehingga warga sekitar merasa resah dan terganggu atas kelakuan orang gila ini.

“Sampah – sampah ini sudah banyak kami buang, namun kembali diangkut lagi oleh markusin. Kalau dibiarkan aktifitas jalan raya terganggu. Orang mau belanja ketoko warga sini juga terganggu, karena banyaknya tumpukan sampah itu” kata Feri selaku ketua Ketua RT 13 Kecamatan Pasar Manna Kelurahan Tanjung Mulia ini.

Menurut Feri, aktifitas Markusin yang menumpuk sampah dijalan raya itu sudah pernah ditegurnya namun tidak dihiraukan. “Namanya saja orang gila, ya begitulah,” terang Feri.

Diceritakan ketua RT, barang – barang bawaan Markusin itu sudah sering dibakar warga. Namun tetap saja kelakuan orang gila ini menumpuk sampah dijalanan dan didepan pertokoan warga, ujarnya.

Dengan semakin banyaknya orang giladi Bengkulu Selatan ini Feri berharap kepada Pemerintah Bengkulu Selatan agar dapat menertipkan keberadan orgil itu. (tom)