Asmara Wijaya

kupasbengkulu.com, Bengkulu Tengah – Pemilih yang tidak menentukan pilihannya dengan tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), atau dikenal dengan istilah Golput di Bengkulu Tengah pada saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) pada saat Pilkada serentak meningkat mencapai 35 persen lebih.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Tengah, Asmara Wijaya menjelaskan, bahwa peningkatan persentase Golput Pilgub ini jika dibandingkan dengan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), yang persentasenya meningkat menjadi 13 persen.

“Banyak faktor yang harus kita pahami menjadi penyebab terjadinya ini (Golput,red), kejenuhan atau krisis kepercayaan masyarakat terhadap Pemilu,” ungkap dia, Kamis (10/12).

Padahal KPU Benteng, menurut Asmara Wijaya, telah melakukan bermacam-macam sosialisasi, tapi kenyataannya pada saat hari pencoblosan masih saja warga kurang antusias untuk mendatangi TPS guna menggunakan hak pilihnya.(adk)