Koko: Akalau ada yang main judi itu urusan penyewa warnet.

Koko: Akalau ada yang main judi itu urusan penyewa warnet.

Kupasbengkulu.com, Bengkulu- Judi Bola Tangkas online tampaknya ‘sulit’ dilacak oleh aparat kepolisian. Permaian ini acapkali dilakukan dirumah, bahkan di warnet-warnet tertentu di Kota Bengkulu.

Selain pemain harus memiliki uang direkening salah satu bank, coin juga dapat dibeli ditempat, bila tidak sempat mengambil uang cash. Tentunmya bila menang, uang tetap masuk kerekening pemain.

Hasil investigasi report menyebutkan, ada satu gedung yang acapkali digunakan pemain bola tangkas online. Posisinya berseberangan dengan kantor Walikota Bengkulu. Tidak hanya kalangan masayarakat biasa yang sering singgah ke warnet tersebut, dari penjabat hingga mantan pejabat sempat menguji peruntungan.

Salah satu pemilik warnet STL  yang disinyalir dijadikan tempat Judi Bola Tangka Online, Koko, di Jalan S Parman yang ditemui, Jumat (16/10) mengatakan, kalau ingin mencari keuntungan dari hasil pengguna internet saat ini, sudah tidak mungkin lagi. Apalagi saat ini, masyarakat sudah mengunakan Handpone.

Apakah warnet anda dapat digunakan sebagai tempat perjudian online? Koko mengaku kalau soal itu dirinya tidak tahu. Warnet yang berdiri sejak tahun 2000 ini, didirikannya hanya karena hobi saja.

“Aku masih bisa bertahan dari tahun 2000 hingga sekarang, itu karena aku hobbi aja mendirikan warnet ini. Kalau berharap banyak dengan keuntungan warnet, udah tidak ada lagi”, alasan Koko yang saat ditemui tampak penguna warnetnya orang-orang yang sudah berumur.

Hingga saat ini dirinya tidak tahu kalau di warnetnya sempat dilakukan ajang judi bola tangkas online. “Kalau itu benar, itu urusan penyewa warnet. Aku idak tahu itu”, jelas Koko.(bb)