kupasbengkulu.com – Dengan kemajuan teknologi seperti saat ini, segala sesuatu mudah untuk diakses. Situs-situs yang membahas mengenai teknik bercinta pun mudah dibuka. Budaya barat dan gaya bercinta ala barat pun sering dijadikan referensi.

Mengenai aspek agama hal ini sudah cukup sering dibahas, kali ini kita kan coba bahas dari aspek kesehatan. Dari buku mikrobiologi Jawet dijelaskan mengenai pemetaan flora normal yang ada di tubuh manusia. Kali ini kita bahas mengenai flora normal yang ada di mulut dan kelamin manusia.

Dalam buku mikrobiologi di mulut manusia terdapat flora normal antara lain Streptococcus sp., Fusobacterium sp., Actinomyces sp., Leptotrichia sp., Veillonella sp., dan masih ada yang lagi. Untuk di vagina perempuan terdapat. Lactobacillus sp., Streptococcus sp, Candida albicans, Gardnella vaginalis.

Untuk penis laki-laki flora yang ada bisa berasal dari saluran kemih dan kulit yang melapisi penis tersebut. Pada saluran kemih terdapat Streptococcus sp., Mycobacterium sp., Escherichia coli, dan Bacteroides sp. Pada lapisan luar kulit terdapat flora normal antara lain, Staphylococcus epidermidis, Propionibacterium acne, Phytosporum ovale.

Dengan statusnya sebagai flora normal, bakteri dan jamur ini tidak akan menyebabkan penyakit jika keseimbangannya terjaga dan hidup sesuai dengan tempatnya. Saat melakukan oral seks, alat kelamin di letakkan bukan ditempat yang semestinya.

Hal ini menjadi sarana transfer bagi bakteri untuk berpindah tempat. Flora normal itu tidak akan menyebabkan infeksi jika lingkungan hidupnya sesuai dengan kebutuhannya. Contohnya jamur Candida albicans yang habitat hidupnya di vagina. Jamur ini akan hidup seimbang bersama bakteri Lactobacillus sp., Streptococcus sp., dan Gardnella vaginalis. Ketika jamur ini harus berkompetensi dengan Fusobacterium sp., Actinomyces sp., Leptotrichia sp., Veillonella sp.,di mulut, itu akan mengganggu sifat dari jamur sebagai flora normal. Jamur ini jika tumbuh dan mampu berkompetisi dengan bakteri di mulut dapat menyebabkan sariawan.

Sesuatu yang tidak semestinya memang berpotensi untuk menyebabkan penyakit. Tidak salah dalam nasihat pernikahan selalu diingatkan untuk mempergauli pasangan sebagaimana mestinya. (tari)