kupasbengkulu.com, bengkulu tengah – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) memprioritaskan belanja tak langsung pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Tahun 2015 mendatang.

Menurut Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) Bengkulu Tengah, Budiman Efdy, selama ini belanja tak langsung menjadi kendala di sejumlah instansi.

“Misalnya saja untuk honor Satpol PP tidak terakomodir, baru teratasi beberapa bulan, dan juga anggaran untuk persiapan menjelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Kita utamakan anggaran belanja tidak langsung, kalau fisik kita takut tidak terkejar,” ungkapnya, Kamis (13/08/2015).

Dijelaskannya, pada APBD Tahun 2015 ini anggaran banyak tersedot ke pembangunan infrastruktur, dan saat ini pihaknya terus menyiapkan berkas APBDP ini.

Diperkirakan jika pengajuan dan pembahasan akan berlangsung Bulan September mendatang, sambil menunggu pengesahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang sedang dibahas.

“Setelah LKPD disahkan dewan baru kita bisa lanjut ke pembahasan APBDP,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pansus II DPRD Bengkulu Tengah, Ibnu Hajar mengatakan, pihaknya masih menyelesaikan pembahasan LKPD. Yang mana menjadi salah satu syarat untuk pembahasan APBD perubahan.

“Kita masih menunggu laporan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) berapa silpa yang sebenarnya,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, TAPD masih bekerja, setelah itu akan kita laporkan kepada pimpinan, dan akan disampaikan melalui pandangan akhir paripurna.

Pihaknya, lanjut dia, belum bisa memperkirakan kapan pembahasan APBDP akan dimulai, karena dasarnya ada pada LKPD yang belum selesai.(adk)