kelapa diserang hama ulat

kelapa diserang hama ulat

Kaur, kupasbengkulu.com – Hama ulat yang menyerang kebun kelapa di Kelurahan Bandar dan Desa Pengubaian Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur saat ini makin menjadi, diperkirakan ratusan hektare (ha) kebun kelapa akan mengalami gagal panen hingga satu tahun lamanya.

Ribuan ulat ini memakan daun-daun kelapa hingga layu dan kering. Akibatnya daun kelapa gugur sebelum waktunya, selain itu juga seiring gugurnya daun kelapa buah kelapa yang masih kecil atau mumbang juga ikut gugur dan layu, sehingga kelapa muda dan belum waktunya tua juga ikut gugur. Hal inilah menyebabkan hasil panen kelapa menurun dari sebelum diserang Ulat.

Salah satu warga Pengubaian Bustami (65) mengatakan serangan ulat ini merupakan kali pertama terjadi di daerahnya. Dan hal ini sangat merugikan, karena hasil buah kelapa yang biasanya mencapai 700 buah dalam satu bulan, sekarang hanya 400 buah dalam satu bulan, bahkan dari bulan ke bulan hasil panen kelapa semakin menurun, karena kelapa yang muda-muda juga banyak gugur sebelum waktu tua.

“Biasanya hasil kelapa 700 buah sekarang tingga 400 buah. Bahkan semakin lama semakin sedikit saja hasilnya. Penyakit hama ulat kelapa ini diperkirakan sudah tujuh (7) bulan yang lalu. Dan ini juga sudah kita beritahukan kepada kepala desa untuk disampaikan ke Pemda Kaur atau Dinas Pertanian. Akibat banyaknya hama ulat ini terpaksa kita menutup sumur dengan terpal, supaya ulatnya tidak masuk kedalam sumur. Kalau tidak ditutup, saat angin kencang, ulat-ulat itu akan terbang dan masuk ke dalam sumur terbawa angin,” papar Bustami.

Dari pantauan kupasbengkulu.com warga disekitar menutup sumur mereka dengan berbagai penutup seperti terpal dan karung supaya ulat tidak masuk kedalam sumur.

Terpisah Kepala Dinas Pertanian Defrial melalui Kabid Perkebunan Nasrur Rahman mengatakan pihaknya sudah mengetahui kabar tersebut, dan segera melakukan peninjauan langsung kelokasi.

“Ya kita sudah menerima informasi ini, dan kita akan segera melakukan kunjungan dan melihat situasi langsung kelokasi. Untuk peninjauan ini kita jadwalkan besok Kamis (07/05/2015),” ujarnya singkat. (mty)