Erwan Safrial

kupasbengkulu.com, kota bengkulu – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu membantah pihaknya tak mencapai taget Pendapatan Asli Daerah (PAD) pasar seperti apa yang dikatakan oleh Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu.

Kepala Disperindag Kota Bengkulu, Erwan Safrial saat dikonfirmasi mengatakan tidak tercapainya PAD tersebut bukan disebabkan kurang produktifnya kinerja petugas dalam melakukan pungutan di pasar. Pasalnya alasan tersebut bukan karena retribusi, namun hal ini dikarenakan kondisi auning dan kios-kios yang rusak serta banyak tidak dimanfaatkan lagi.

”Nanti akan disampaikan langsung kepada dewan, bukan kinerja petugas, tetapi banyak auning dan toko yang tak dimanfaatkan dan konsisinya sangat rusak parah,” tegas Erwan.

Ditriwulan dua ini, dikatakan Erwan, pihaknya telah mengumpulkan PAD Rp 800 juta lebih dan tetap akan mengoptimalkan untuk pencapaian PAD tersebut. Sehingga dengan demikian pihaknya memastikan akan mencapai target PAD yang dicanangkan mencapai Rp 4 miliar dalam satu tahun.

Disisi lain, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Mardensi mengatakan, bahwa dengan target PAD tersebut yang pada saat ini hanya beberapa persen saja yang terkumpul dan menurutnya jauh dari taget yang telah ditentukan sebelumnya.

“Kepada petugas penarik retribusi untuk menarik PAD tersebut sebaiknya gesit agar bisa mencapai target PAD yang kita harapkan,” ungkap Mardensi.

Untuk itu, dijelaskan Mardensi, sebaiknya waktunya tinggal beberapa saat atau beberapa bulan lagi itu bisa dimanfaatkan oleh Disperindag, sehingga pihak Disperindag diharapkan bisa produktif agar mencapai target PAD yang diharapkan selama ini.(dex)