Korban lakalantas saat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Manna Kabupaten Bengkulu Selatan

Korban lakalantas saat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Manna Kabupaten Bengkulu Selatan

Bengkulu Selatan, kupasbengkulu.com – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di wilayah hukum (Wilkum) Polres Bengkulu Selatan. Kecelakaan kali ini terjadi di simpang tiga Rembio, Pasar Manna yang mengakibatkan korban Ardan (56), warga jalan Pamasuki Kecamatan Pasar Manna ini harus dilarikan ke RSUD Kota Manna.

Data terhimpun, korban dengan berjalan kaki dari arah masjid simpang Rukis menuju parkiran angkot, yang ada didepan wartel Prima jalan Iskandar Baksir Batu Lambang.

Saat ingin menyebrang tiba-tiba datang mobil Ayla warna hitam dari arah yang sama menuju Kayu Kunyit, yang dikendarai salah seorang anggota dewan Bengkulu Selatan, Kn (46).

Dari keterangan Kn sendiri, dikonfirmasi kupasbengkulu.com, menurutnya, korban yang berjalan kaki tersebut hendak menyebrang.

”Ardan itu sambil berlari hendak menyebrang jalan, tanpa melihat mobil didepannya, tiba-tiba dia menabrak bagian samping kiri depan mobil saya. Lalu korban terpental hingga keatas bagian mesin dan bagian kepalanya menghantam kaca depan mobil saya hingga retak,” terang Kn.

Karena merasa bertanggungjawab, oleh anggota DPRD Bengkulu Selatan ini, korban pun langsung digotong ke RSUD Kota Manna, untuk mendapatkan perawatan.

”Korban sudah saya bawa ke RSUD Hasanuddin Damrah untuk diobati. Pokoknya saya tanggungjawab, segala biaya perobatan saya tanggung hingga korban sehat kembali,” ujar Kn.

Korban sendiri yakni Ardan, saat kupasbengkulu mencoba mewawancarinya masih dalam keadaan setengah sadar.

“Saya mau ke kebun di Sulau, saya tidak tahu dimana kecelakaan tadi, siapa yang menabrak saya tadi ya,” kata dia, dalam keadaan setengah sadarkan diri.

Sementara pihak dokter RSUDHD Kota Manna, kepada kupasbengkulu.com, menjelaskan, pada kecelakaan itu korban mengalami luka lecet pada bagian kaki dan badannya, serta mengalami bengkak dibagian kepala pada atas telinga sebelah kanan dan bagian mata juga sebelah kanan.

”Dari hasil rontgen, bahwa pada bagian otak korban terjadi pendarahan. Sebaiknya korban kita rujuk ke RS Palembang. Karena korban harus dioperasi,” terang kata salah seorang perawat RSUD HD Kota Manna.

Sementara itu, Waka II DPRD BS Yunadi, usai membesuk korban di Ruang UGD RSUDHD mengatakan, bahwa pihak dewan Siap membawa korban berobat kemana saja.

”Korban akan kita obati hingga sembuh, sebelum ke RS Palembang kita bawa dulu Ke RS Kota Bengkulu. Tapi kalau nanti di Bengkulu tidak memungkinkan terpaksa kita bawa ke Palembang,” kata Yunadi.(tom)