kupasbengkulu.com – Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah di depan mata, Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, berharap masyarakat mampu mempersiapkan diri untuk bersaing. Terlebih lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai titik awal strategi dalam menghadapi MEA.

“Dari dulu kita sudah dituntut untuk mengembangkan keterampilan. Indonesia pun sudah mempersiapkan diri dengan mendirikan SMK jauh-jauh hari, serta sudah membangun perangkat dengan sistem-sistemnya untuk menunjang hal tersebut,” ujar Junaidi, Senin (07/09/2015).

Tidak hanya itu, saat ini DPRD Provinsi Bengkulu juga tengah ‘menggodok’ pembahasan Peraturan Daerah (Perda) retribusi perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga kerja Asing (IMTA). Menurut Junaidi dibahasnya Perda ini sekaligus dapat menjawab tantangan MEA ke depannya.

“Kalau memang dengan adanya Perda ini dapat menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) kita, tentu akan didukung penerbitan Perda ini. Masyarakat juga diharapkan lebih aktif, kreatif, dan inovatif dalam mengembangkan potensi diri,” demikian Junaidi. (val)