Mobil Nyungsep ke jurang

bengkulu tengah, kupasbengkulu.com – ‎​Nahas dialami Nardi, warga Teladan, Kecamatan Curup Selatan, Rejang Lebong. Saat melaju menuju Kota Bengkulu untuk mengurus keperluan kuliah mobil toyota avanza Dengan nomor polisi BD 1136 AD  yang dikendarainya masuk jurang. Tepatnya di kilometer 31, Desa Karang Tengah, Taba Penanjung, Bengkulu Tengah.

Data terhimpun, Nardi yang merupakan seorang guru Sekolah Dasar ini mengendarai mobil toyota avanza berwarna merah maroon miliknya dari Rejang Lebong menuju Kota Bengkulu.

Saat memasuki tikungan Karang Tengah di Kilometer 31 tepat di depan rumah Kepala Desa Karang Tengah, Nardi merasa mobil yang ia bawa pecah ban dan oleng. Hingga akhirnya mobil tak bisa ia kendalikan dan terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter ini.

Salah satu saksi mata, Helda memberikan penjelasan berbeda, menurutnya mobil yang dikendarai Nardi memang melaju dengan kecepatan tinggi hingga hilang kendali saat melewati tikungan yang licin dan memang rawan kecelakaan ini.

“Kalau yang kami lihat memang ngebut, tikungan ini kan memang licin, jadi kalau ngebut bisa masuk jurang. Sudah banyak mobil masuk jurang ini dek,” katanya kepada kupasbengkulu.com Rabu (22/10/2014).

Usaha evakuasi telah di coba untuk mengeluarkan mobil dari jurang dengan cara menariknya menggunakan sling dengan bantuan truk ekspedisi. Namun karena tali sling sempat putus, mobil justru terperosok lebih dalam. Hingga kini upaya evakuasi terus dilakukan pihak kepolisian dibantu oleh warga.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ahmad Tarmizi melalui Kapolsek Taba Penanjung IPTU Risdianta mengatakan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

“Saksi mengatakan supir melaju dengan kecepatan tinggi, sementara supir sendiri membantah. Tapi yang terpenting saat ini tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini dan kita imbau supaya pengguna jalan berhati hati. Karena kondisi jalan saat hujan licin sehingga dapat menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Sementara itu kondisi Nardi terbilang baik pasca kecelakaan dan tidak mengalami luka. ‎​Namun ia masih terlihat shok. Atas kejadian ini Nardi diduga mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.(qef)