TNI (5)

kupasbengkulu.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70. Danrem 041 Gamas, Kolonel Inf Fajar Budiman membacakan amanat Presiden RI, Joko Widodo.

Dia mengatakan prajurit TNI sedang melaksanakan tugas yang amat mulia, terhormat, dan membanggakan. Di usia yang ke-70, TNI diharapkan bisa menggunakan momentum ini untuk mengingat jati diri sebagai pejuang bangsa dan patut mendapatkan apresiasi.

“Sejarah mencatat TNI dilahirkan dari rahim rakyat. Oleh sebab itu TNI harus menegaskan jati diri sebagai tentara rakyat. Rakyat dan TNI bagaikan ikan dan air yang saling membutuhkan,” ujar Fajar, dalam acara bertema ‘Bersama rakyat TNI kuat, hebat, profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian’, Senin (05/09/2015).

Tidak hanya itu, diingatkan pula agar TNI tidak tersekat-sekat dalam batasan suku, ras, agama, dan golongan. TNI harus terus menjaga kebinekaan. Keragaman diharapkan menjadi perekat bangsa dan energi kolektif.

“Selain itu TNI harus mampu memenuhi kebutuhan alutsista yang kokoh, lengkap, modern. Modernisasi dalam pertahanan harus dilakukan agar mampu mensejajarkan diri untuk bersaing,” jelasnya.

Dalam peringatan HUT ke-70 ini, TNI juga menghadirkan pertunjukkan teaterikal perjuangan Jenderal Soedirman dalam melawan penjajahan. Dalam kondisi tubuh yang sakit parah, Jenderal Soedirman tetap memimpin pasukan tanpa menghiraukan dirinya sendiri. Pertunjukkan ini mampu memukau dan membuat terharu seluruh yang hadir dalam acara tersebut.

“Kita sungguh bangga dengan Jenderal Soedirman. Dalam kondisi yang sulit sekali pun, meskipun beliau sedang sakit keras, dia tetap mampu menunjukkan nasionalisme yang tinggi, karena dia menyadari dirinya adalah milik rakyat seutuhnya,” demikian Fajar. (val)