Beranda DAERAH BENGKULU Ini Data Kasus Perselisihan Perburuhan di Kota Bengkulu

Ini Data Kasus Perselisihan Perburuhan di Kota Bengkulu

1
Foto : Valentina Alfarani
Foto : Valentina Alfarani
Foto : Valentina Alfarani

kupasbengkulu.com – Sejak awal tahun 2014 hingga sekarang, tercatat sekitar 10 laporan berkenaan dengan kondisi buruh di Kota Bengkulu, antara lain terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), upah, dan jaminan kerja.

“Temuan penyidik di lapangan ada sekitar 10 kasus pelanggaran terhadap kaum buruh. Kasus tersebut mengenai pemutusan kerja sepihak, uang lembur yang sering tidak dibayarkan, upah di bawah UMP (Rp 1.350.000), dan ketiadaannya jaminan kerja dari perusahaan. Namun 6 diantaranya sudah diselesaikan dan mencapai kesepakatan,” ujar Drs. Andri Nopel, M.Si., Kabid Binawas (Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan) Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja, Pemuda, dan Olahraga Kota Bengkulu, Rabu (30/04/2014).

Angka ini diperkirakan akan mengalami kenaikan melihat data sepanjang tahun 2013 tercatat 10 kasus yang terjadi, sedangkan di tahun 2014, atau baru empat bulan berjalan, Disnakerpora sudah menerima laporan 10 kasus.

Ditambahkan Kasi Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja, H. Jakfar Siddik, SH., pihaknya telah berupaya memininalisir tindak pelanggaran terhadap kaum buruh, antara lain dengan melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada perusahaan sesuai dengan Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, serta Undang-Undang No.2 Tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial.

“Dari laporan buruh atau temuan penyidik semuanya langsung diproses,” ungkapnya.

“Sebelum membawa ke ranah hukum, perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran atas Undang-Undang Ketenagakerjaan kita berikan peringatan preventif, kemudian represif non justisian, baru setelah itu represif justisian,” tambah Kasi Norma Penyidik, Sasongko, S.Ip.

Sampai saat ini tercatat jumlah tenaga kerja (buruh) di Kota Bengkulu kurang lebih 10.000 orang yang tersebar di 600 perusahaan.(val)

Komentar ditutup.