irigasi jebol

irigasi jebol

Bengkulu Tengah, Kupasbengkulu.com – Bangunan irigasi yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkulu Tengah ambruk, dihantam arus sungai saat hujan turun deras,di Desa Tanjung Perdana, Kecamatan Pondok lubang mengancam puluhan hektare sawah terbengkalai.

Menurut sekretaris Desa Tanjung Terdana, Zainal Iksan, ambruknya irigasi ini sepanjang 10 meter dan membuat saluran irigasi yang ada sekitar menjadi jebol, akibat tekanan arus sungai yang mengalir di irigasi, tidak tertahan menampung arus sungai yang mengalir di irigasi tersebut,” jelasnya

” jebolnya irigasi yang berlokasi di tepi aliran Sungai Hitam ini terjadi pada akhir bulan Januari lalu. Setidaknya terdapat 50 hektare sawah petani yang berada di hilir irigasi tersebut menjadi terancam gagal bertanam.Seluruh area persawahan yang berada di kawasan ini bergantung pada aliran irigasi,” ungkap Zainal Iksan, Rabu (10/2/2016) siang.

Masih Kata Zainal Iksan, setidaknya ada sekitar 50 hektar sawah berada di hilir irigasi yang jebol ini. Petani sangat bergantung pada air irigasi, apalagi dalam waktu dekat para petani akan memulai musim tanam. Bahkan sejumlah petani sudah ada yang mulai menanam padi lebih awal.

Lanjutnya menyikapi bencana ini, petani telah melakukan gotong royong untuk melakukan penanggulangan darurat. Hal ini dilakukan agar air tetap bisa mengaliri sawah para petani.

Dia juga menambahkan, perbaikan yang dilakukan oleh masyarakat dipastikan tak akan bertahan lama. Selain akan segera rusak akibat derasanya aliran air. Luapan air sungai yang berada di tepi saluran irigasi masih menjadi ancaman serius. Bahkan jika tak cepat ditanggulangi, pihaknya khawatir bangunan irigasi lainnya juga akan jebol akibat tergerus oleh tekanan air yang besar.

Sementara itu Kepala Bidang , pencegahan, kesiapan,dan kesiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Benteng Abdul Rozak, saluran irigasi ini segera diperbaiki secara permanen seperti semula.

Penulis : Ferizal Adek