Rakor Umat Beragama

kupasbengkulu.com, kota bengkulu – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu menggelar rapat koordinasi kerukunan umat beragama dengan berbagai SKPD terkait dan semua perwakilan umat beragama Kota Bengkulu pada Senin (03/08/2015) sekira pukul 09.00 WIB.

Bertempat di ruang Aula Polres Bengkulu, tampak hadir semua SKPD terkait yang ada di Kota Bengkulu, termasuk Walikota Bengkulu Helmi Hasan yang duduk hampir berdampingan dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu I Made Sudarmawan.

Walikota Bengkulu mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan pencegahan dalam mengantisipasi terjadi kericuhan “Tolikara” mengingat sebentar lagi akan diadakan Pemilukada di Provinsi Bengkulu, agar nanti masyarakat Kota Bengkulu khususnya, tidak terjebak dalam isu sara yang menyebar menjelang pemilihan.

“Iya kita mengantisipasi pencegahan akibat yang terjadi di Papua itu, memang sudah selesai di Papua tetapi jangan sampai ke Daerah-daerah lain khususnya Kota Bengkulu, saya mengimbau jangan terjebak isu-isu sara jangan terbawa isu-isu sara jadi pilihlah Gubernur yang betul-betul bisa membawa kesejahteraan, kebaikan bagi kita,” kata Helmi Hasan

sementara itu, Kapolres Bengkulu AKBP Ardian Indra Nurinta dalam wawancara seusai rapat tersebut menjelasakan bahwa pihaknya memeang bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya konflik antar umat beragama seperti yang terjadi di Tolikara tersebut.

“Ada yang sudah sampai ke daerah-daerah, tetapi disana sudah selesai namun didaerah daerah itu bergejolak bukan di Bengkulu, kalau kita lihat di media sosial itukan isunya benyak makanya kita menegaskan agar tokoh-tokoh agama ini juga memberitahu kepada makmum (pengikut_red) nya bahwa kenyataannya di Papua sudah selesai.(bii)