Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Masrizal

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Masrizal

Bengkulu, kupasbengkulu.com – Bangunan tempat pelelangan ikan (TPI) Pondok Besi berdiri sejak tahun 2004 tidak beroperasi.

Tidak beroperasinya TPI ini diakibatkan didirkannya bangunan “Kolam Bebek” di wisata Tapak Paderi. Kolam bebek tersebut membuat posisi TPI menjadi dangkal.

“Kolam bebek itu faktor penyebabnya karena air masuk ke TPI menjadi terhambat,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Masrizal Kamis (03/03/2016).

Ia tambahkan untuk mengembalikan fungsi TPI dibutuhkan dana yang cukup besar karena harus menjorok ke tengah laut lepas.

“Apakah setelah ditambah dermaga menjorok ke laut itu akan menimbulkan manfaat bagi masyarakat dari segi membuat proposal saja butuh dana yang besar,” ujarnya.

Sejak tahun 2004 sampai tahun 2015 pengelolaan TPI tidak maksimal dan akhimya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu memanfaatkan daerah TPI Pondok Besi menjadi sentra pengolahan ikan.

Permasalah yang ada terkait dengan TPI ini Pondok Besi sebenarnya sudah diketahui oleh kementeraian kelautan.

“ini sudah pernah dipantau oleh kementerian kelautan dan kita jelaskan permasalahan yang ada di TPI ini” tambah Masrizal.

secara teknis sampai saat ini sangat sulit untuk menjadikan TPI Pondok Besi sebagai tempat pelelangan ikan.

” untuk memanfaatkan bagunan TPI Pondok Besi dibutuhkan pembangunan dermaga yang menjorok ke laut sehingga alur masuk kapal tidak lagi menjadi kendala,” demikian Masrizal (cr3).