kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Kegiatan anak muda yang gemar mabuk-mabukan dengan obat batuk cair semakin menjadi sorotan. Teranyar, segerombolan anak muda, bahkan masih berusia sekolah ditemukan mabuk-mabukan di beberapa titik Kota Curup, seperti Masjid Agung, Sukowati dan Lapangan Setia Negara hingga sekitaran Lampu Merah, Jalan Merdeka, Curup.

Obat batuk cair tersebut dibeli dalam jumlah banyak, kemudian dicampurkan di dalam botol air mineral ukuran sedang. Berdasarkan penuturan saksi, harga obat batuk cair kemasan tersebut adalah Rp 1.000 hingga Rp 1.500.

“Biasanya, anak-anak membeli dalam jumlah banyak, mulai dari 10 hingga dua puluh bungkus,” ungkap Diah (25) warga Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Curup Tengah.

Setelah mabuk, biasanya anak-anak yang masih sangat belia ini akan mulai kebut-kebutan di sekitaran Lapangan Setia Negara dan meresahkan banyak warga. Selain kebut-kebutan, separuh anak-anak yang lain akan membuat keadaan menjadi bising dengan bernyanyi dan bergitar dipinggir jalan dengan volume yang besar.

Parahnya, beberapa saksi mata menyatakan bahwa dalam segerombolan tersebut juga ada sekelompok wanita yang juga masih berusia sangat belia. Diduga berada dalam keadaan yang tidak sadar, saksi menyatakan pernah melihat para anak-anak ini berpelukan dan berciuman.

“Mungkin pacaran, ditambah lagi dalam keadaan mabuk, kami pernah melihat mereka berciuman dan berpelukan, padahal masih sangat kecil,” tambah Diah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Rector Vande Armada menyatakan sudah pernah mendengar tentang penyalah gunaan obat batuk tersebut. Selain itu, titik lokasi yang kerap digunakan juga diketahui. Dalam waktu dekat, mereka akan menggelar operasi.

“Bila ada yang tertangkap, kami akan tindak tegas, bila perlu kalau ada unsur pidana akan kami serahkan ke aparat berwajib,” tambah Rector.

Selain itu, Rector juga meminta kerja sama dari pihak orang tua anak-anak tersebut. Rector mengharap, agar pengawasan dari orang tua terhadap anaknya, terutama yang masih berusia belia agar lebih ditingkatkan. (vai)