dd

Bungkus obat cair berserakan di areal Masjig Agung Kabupaten Rejang Lebong.

Rejang Lebong, Kupasbengkulu.com – Masjid Agung di Kabupaten Rejang Lebong menjadi ajang para remaja mabuk obat batuk cair dan obat penenang.
Meski acapkali dirazia satuan polisi Satpol PP, dan sempat diciduk, namun tidak membuat efek jera para remaja butuh pembinaan ini. Buktinya, meski sudah dibersihkan dihari Kamis (11/2/2016) sore, bekas obat batuk cair ditemukan lagi di keesokan harinya.

“Dugaan kita, mereka mabuk-mabukan malam tadi,” kata Nur (37), pengurus masjid terbesar di Rejang Lebong ini.

Tindakan menyimpang dari remaja itu jelas Nur, masih perlu mendapat perhatian. Entah itu berbentuk razia, operasi rutin atau pendekatan dari orang tua serta guru masing-masing.
Dikuatirkan, dalam keadaan tidak sadar nantinya, para remaja itu akan melakukan tindakan yang merugikan. Misalnya, mencoret-coret dinding masjid atau bahkan melakukan tindakan kriminal.

“Apalagi, pada Selasa malam (9/2/2016) lalu, kami juga kehilangan kotak amal masjid ini,” sesal Nur.

Investigasi report menyebutkan, dilokasi masih ditemukan puluhan sachet obat batuk cair. Menurut para Siswa MTs Baitul Makmur yang kerap membersihkan masjid setiap pagi, bekas obat tersebut memang selalu ditemukan saban hari.

Penulis : Adhyra Irianto