Kupasbengkulu.com, Lebong – Masyarakat Kecamatan Topos Kabupaten Lebong menggelar kegiatan adat Setawar Sedingin tingkat desa dan Kelurahan, pada pukul 12.00 WIB, Minggu (15/11).

Acara adat ini digelar, melihat banyaknya musibah yang terdapat di Kabupaten Lebong, khusus di Kecamatan Topos akhir-akhir ini yang membuat resah masyarakat.

Apaladi musibah yang bertubi-tubi, mulai bencanai kebakaran Polsek Rimbo Pengadang, kematian masyarakat yang diakibatkan musibah bumi seperti tertimpa pohon dan hanyut terseret arus sungai, dipercaya sebagai peringatan dari Tuhan, atas memanasnya kondisi bumi, akibat buruknya kelakuan masyarakat.

“Acara adat tersebut (Setawar sedingin-red) berupa memercikkan air yang dicampur garam, darah kambing yang disembelih, dan telah dibacakan doa, kemudian disiram keempat sudut wilayah kecamatan Topos oleh tetua adat Topos. Hal tersebut dipercaya tetap menjaga kebaikan sebagai umat manusia, dan tetap menjaga perdamaian sesama manusia,” jelas Camat Topos, Syahrul Komar.

Uniknya dalan acara tersebut, dilanjutkan dengan kegiatan pemutaran ulang debat publik kandidat calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Lebong yang telah dilaksanakan pada 9 November lalu.

Ketua KPU Lebong, Sugiyanto Bahanan yang hadir sempat melihat acara adat yang berlangsung disimpang Musholla Al-Hidayah Kelurahan Topos, Kecamatan Topos. Termasuk pemutaran ulang Debat Kandidat Bupati-Wabup Lebong. Tampak hadir dikegiatanan itu Kapolsek Rimbo Pengadang, Srianto dan seluruh Kepala Desa Topos dan Rimbo Pengadang termasuk masyarakat Topos dan warga Rimbo Pengadang sekitar 300 orang.

“Sengaja kita gandengkan pemutaran ulang ini dengan kegiatan adat, agar tetap terjaganya keamanan dan perdamaian di masyarakat Topos dan Rimbo Pengadang. Dalam kegiatan adat tersebut, menumbuhkan rasa ketakutan masyarakat jika melakukan kesalahan dan provokasi yang mengakibatkan kericuhan.

Hal ini telah disinergikan seluruh pihak terkait, guna meminimalisir adanya potensi gesekan yang dapat timbul atas pemutaran debat kandidat tersebut,” jelas Sugiyanto.(spi)