Bupati Benteng  minta waspadai pendatang baru masuk Kabupaten Benteng.

Bupati Benteng minta waspadai pendatang baru masuk Kabupaten Benteng.

Kupasbengkulu.com, Bengkulu Tengah – Bupati Kabupaten Benteng, Ferry Ramli tegas menolak terorisme, dan mengajak masyarakat waspada kepada warga pendatang baru yang masuk di daerahnya.

Jika masyarakat menemukan pendatang baru yang mencurigakan jelas Bupati Benteng Ferry Ramli, termasuk kelompok pengajian yang menyimpang dari ajaran agama Islam, segera laporkan kepada pemerintahan desa setempat, agar dapat melakukan pengawasan kegiatan yang dilakukan mereka.

Untuk pengawasan ini tegas Ferry, dirinya telah mengintruksikan Pemerintahan desa, untuk mengawasi dan memantau warga pendatang baru yang masuk desanya. Pendatang tersebut perlu ditanyai, termasuk tujuan dan asalnya.

Hal ini penting, jangan sampai pendatang baru yang masuk di kabupaten Benteng membuat resah, dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan, jelas Ferry Ramli usai memberikan arahan kepada kepala dinas, Jumat (22/1) siang di kantor Pemkab Benteng.

Para kepala desa katanya, harus segera melakukan pendataan ulang warganya, untuk mengantisipasi warga pendatang yang baru masuk di kabupaten Benteng. Jika ada pengajian atau kelompok kelompok yang melakukan kegiatan tidak ada izinnya, maka segera laporkan secepatnya kepada pihak kepolisian dan Kesbangpol setempat.

Invesitigasi report dilapangan menyebutkan ada kelompok pengajian yang ada di Desa Talang Pauh, Kecamatan Pondok Kelapa yang tidak ada izin dari kepala desa maupun kecamatan. Kelompok pengajian ini ada 17 kepala keluarga. Yang telah terdata hanya lima kepala keluarga. Itupun warga asli desa setempat. Sedangkan 12 kepala keluarga belum terdata.

Itupun bukan warga Kabupaten Benteng dan pihak desa, kecamatan belum melakukan pendataan ulang kelompok pengajian itu, yang ada di Desa Talang Pauh tersebut. (adk)