Murid Siswa SDN 70

Seluma, kupasbengkulu.com – Sekolah Dasar (SD) Negeri 70 Seluma yang terletak di Desa Cawang, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma masih berlantaikan tanah. Bahkan murid di sekolah itu jarang menggunakan sepatu jika pergi ke sekolah.

Menurut Kepala Sekolah, Nusirwan, melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebelumnya belum mampu untuk membangun ruangan kelas baru untuk sekolah itu.

“Mudah-mudahan ke depannya ada perhatian khusus dari pemerintah,” harapnya.

Sekolah yang dibangun sejak zaman Presiden Soeharto itu saat ini hanya memiliki 10 orang tenaga pengajar lima orang dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan lima orang tenaga honorer serta memiliki 59 murid.

Anggota Komisi II dari Fraksi PKB DPRD Seluma, Yos Sudarso, saat berkunjung ke daerah itu turut prihatin dengan kondisi dunia pendidikan di Kabupaten Seluma.

“Kami akan berupaya agar desa dan sekolah itu tidak tertinggal lagi,” ujar Yos.

Untuk menuju desa yang berjarak 15 kilometer dari jalan lintas Bengkulu-Lampung itu akan memakan waktu hingga enam jam karena kondisi jalan rusak dan licin jika musim hujan.

“Penyebabnya karena krisis guru dan kurangnya pembangunan infrastruktur di daerah itu,” sampainya.(sep)