Beranda HUKUM DAN PERISTIWA Narkoba di Bengkulu Berasal dari Aceh, Medan, Riau dan Jambi

Narkoba di Bengkulu Berasal dari Aceh, Medan, Riau dan Jambi

0

narkoba

kupasbengkulu.com – Setelah Dit Renarkoba Polda Bengkulu melakukan evaluasi pada tahun 2014 ini pasokan narkoba dari berbagai jenis banyak didatangankan pada luar provinsi Bengkulu. Hal ini membuat Polda Bengkulu bekerja extra untuk mengantisipasi banyaknya pasokan narkoba dari berbagai jenis yang masuk secara mudah di Bengkulu.

“Setelah melakukan evalusi, jadi dimungkinkan banyaknya barang dari luar masuk. Kemudian kita lebih intensif mengawasi barang-barang yang masuk walaupun itu sulit,” kata Dir Resnarkoba Polda Bengkulu Kombes Pol Drs Budi Tono.

Dalam waktu dua minggu ini saja Dit Resnarkoba Polda sudah mengungkapkan 13 kasus narkoba. Dalam pengekauan para tersangka sendiri barang tersebut berasal dari luar Provinsi Bengkulu seperti dari Sumsel, Medan, Riau, Jambi, serta Aceh maupun dari pulau lainnya.

“Dalam malakukan tindakan dan transaksi modus mereka bermacam-macam, seperti yang kita tangkap dengan modus menyimpan shabu di dalam sepatunya. Sepatunya kita buka ternyata, sepatu yang ia kenakan terdapat shabu yang dijahitnya pada sepatu bagian dalam,” ujarnya.

Dikatannya, narkotika yang masuk ke Bengkulu melalui transportasi laut, udara, dan darat dikarenakan struktur kondisi wilayahnya memungkinkan.

“Biasanya pengiriman barang tersebut dalam bentuk paket, baik melaui travel, maupun transpotasi lainnya,” ucapnya.

Saat ini anggota Polda Bengkulu sendiri lebih memfokuskan untuk lebih menyelidiki pasokan barang dari luar. Penyelidikan tersebut dilakukan dari menyelidiki terminal-teminal darat, laut dan udara maupun barang sudah beredar di Bengkulu.

“Kekurangan kita saat ini untuk melakukan penyelidikan, dipersulit karena alat untuk pendekteksi Narkotika di Polda Bengkulu belum ada,” ungkapanya.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar bisa membantu polisi untuk mengungkapkan pasokan narkoba yang dipasok dari luar Provinsi Bengkulu.

“sekuat-sekuatnya anggota polisi mengungkap peredaran Narkotika, tapi kalau permitaan narkotika di Bengkulu cukup besar maka barang tersebut akan makin masuk terus ini akan menyulitkan anggota,” ucapnya.(cr3)