Demo di Panwaslu Seluma

kupasbengkulu.com, Seluma – Sekitar 30 orang pendukung dari 3 Pasangan Calon (Paslon) Bupati Seluma, Selasa (15/12) pagi menggelar aksi damai di depan Panwaslu Seluma. Aksi damai tersebut menuntut agar menindak lanjuti laporan dugaan politik uang pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di daerah tersebut.

Dalam aksi tersebut ratusan personil polisi dan Satpol PP diterjunkan untuk antisipasi jika terjadi amuk massa, dalam kesempatan itu juga Panwaslu diberi minuman kuat yaitu M 150, Susu beruang, Indo Milk dan Kratingdaeng.

“Kedatangan kami mempertanyakan sejauh mana tidak lanjut dari laporan kami, dan kami meminta keadilan. Jangan ada pembiaran atas laporan dugaan politik uang tersebut,” tegas Koordinator Aksi Rijo Halimannata di sekretariat Panwaslu Seluma.

Dia berharap, pihak panwaslu tidak masuk angin untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami juga berharap agar proses dugaan politik uang ini ditindaklanjuti dengan tegas, keterlibatan oknum PNS dan mobilisasi kendaraan dinas harus disikapi,” harapnya.

Sementara itu Ketua Panwaslu Seluma, Yefrizal membatah, jika pihaknya membiarkan laporan, menurutnya sejauh ini Panwaslu Seluma telah bekerja ekstra, bahkan telah memanggil dua oknum kepala desa yang diduga terlibat politik uang.

“Saat ini dua kepala desa dalam proses pemeriksaan selaku terlapor, jadi tidak ada pembiaran, semua laporan kami tindak lanjuti, bahkan kami sudah jemput bola untuk memeriksa saksi,” bebernya.

Hasil penelitian dari Panwaslu, jelas dia, nantinya akan dilimpahkan ke Gabungan Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu).

“Nanti seluruh berkas laporan akan dilimpahkan ke Gakumdu, mengenai hasilnya nanti akan diumumkan secara resmi melalui jumpa pers,” ujarnya.

Pendukung yang melakukan demo ini berasal dari ketiga timses paslon, masing-masing Herwan Efendi-Wandi, Salehan-Efan dan Rosnaini-Yuliswan.(cee)