Dewan sidak pasar murah

KUPASBENGKULU.com, KOTA BENGKULU – Bazaar pasar rakyat murah yang baru diresmikan Rabu (8/7) menuai kritik dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu. Kritikan itu berdasakan sejumlah masyarakat menyuarakan kritikan langsung kepada ke DPRD Kota Bengkulu.

Dari laporan tersebut, kemudian anggota komisi III DPRD Kota Minharsii langsung meninjau lokasi bazar yang berada di Jl. Basuki Rahamat Depan Rumah Sakit Daerah Kota Bengkulu.

“Informasi yang saya dapat, yakni pembeli bazaar banyak PNS dan istri pejabat, lalu harganya sama dengan pasaran. Disayangkan juga, pasar murah seperti ini tentu sangat sulit dijangkau oleh saudara-saudara kita yang berada di kawasan jauh dari perkotaan, ini saya nilai tidak efektif,” kata Minharsii.

Disebutkan, bahwa pasar yang rencananya dibuka selama 5 (lima ) hari dari tanggal 08 sampai 12 Juli 2015, itu konsepnya dirubah atau diawasi setiap saat.

“Sekarang ini judulnya apa, sasarannya siapa? Masyarakat kurang mampu? atau siapa, saya kira lebih efektif jika diadakan pasar keliling, bawa sembako ke keluarahan kelurahan, jual dengan harga yang murah, itu baru namanya mau bantu masyarakat, dan itu lebih efektif,” sarannya.

Pantauan jurnalis, dewan sempat berdiskusi dengan sejumlah pembeli dan memang benar sejumlah pembeli itu berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang baru saja terima gaji 13. Selain itu, dewan juga bertanya langsung ke pedagang kue kering, dan ternyata benar harga kue diakui sama dengan harga di pasaran, tidak lebih murah.

Diketahui kegiatan bazar pasar rakyat ini sebelumnya dibuka secara langsung oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Pemerintah Kota Bengkulu Drs. H. Syarifudin, MM dan dihadiri dari Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindag, Camat Se-Kota Bengkulu dan para Tamu Undangan.(dex)