Kontras:

Kontras: Pelangaram HAM di Bengkulu menjadi sorotan kami.

Bengkulu, Kupasbengkulu.com -Pelanggaran Hak Azazi Manusia dan pelecehan seksual meningkat di Indonesia, Yayasan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban  Tindakan Kekerasan (Kontras) menyambangi Provinsi Bengkulu.

Kedatangan Kontras ini untuk una melengkapi data pelanggaran HAM terutama yang terjadi di Provinsi Bengkulu.

Hal ini dikatakan staf Desk International Kontras, Fatiah pada Sabtu (19/03/2016) saat menggelar diskusi bersama jurnalis Bengkulu. pembahasan khususnya dalam kepedulian dan tanggapan atas banyaknya pelanggaran HAM yang saat ini banyak terjadi di Provinsi Bengkulu

Rangka kegiatan Desk internastional dari kontras saat ini, mendatangi sembilan kota yang ada di Indonesia, dengan tujuan untuk memberikan kesadaran publik terhadap pemahaman dan pelangggaran HAM yang terjadi di Indonesia.

“Hal ini juga sebagai langkah kita dalam melakukan kampanye, untuk penyadaran HAM yang terjadi saat ini. Kita pilih Provinsi Bengkulu, karena sudah kita lakukan asesmen, ternyata di Bengkulu juga marak terjadi pelangaran HAM,” jelas Fatiah, staff Kontras.

Provinsi Bengkulu lebih di dominasi oleh pelanggaran HAM yang berbau gender dan kekerasan pada perempuan. ini susai data yang dimiliki Kontras.

“Pelangaram HAM di Bengkulu yang terjadi, ternyata yang menjadi sorotan kami itu tentang pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak. Ternyata trend yang terjadi di Bengkulu tentang pelecehan dan sangat rentan terjadi,” kata Fatiah

Usai mendapatkan data terhadap kekerasan terhadap perempuan dan pelecehan, ini akan dibawa ke Jakarta untuk jadi isu yang nantinya akan dibahas bersama.

“Setelah adanya isu ini, maka kita akan jalin kerja sama terhadap komunitas yang perduli terhadap permasalahan pelecehan seksual ini,” jelas Fatiah.(cr5)