Ilustrasi Jalan Rusak

kupasbengkulu.com – Asisten II Pemprov Bengkulu, Eddy Waluyo, mengatakan jelang Idul Fitri mendatang, setidaknya 70 persen pembangunan jalan provinsi dapat diselesaikan. Pembangunan ini dipercepat guna memberikan kenyamanan pada masyarakat yang ingin melakukan mudik atau bepergian ke luar daerah.

“Terkait jalan, di Kementerian PU menjadi tugas utama karena sebagian besar kondisi ruas jalan kita agak memprihatinkan. Keterlambatan kemarin disebabkan proses di kementerian yang mundur karena baru dilakukan pelantikan pejabat di kementerian tersebut,” ujar Eddy, Rabu (20/05/2015).

Eddy berharap paling tidak saat mudik berlangsung jumlah lubang di jalan sudah berkurang. Beberapa daerah yang mengalami kerusakan parah di bagian selatan yakni Kabupaten Seluma, sementara di bagian utara dari Ketahun hingga Putri Hijau.

“Lebaran tinggal 2 bulan lagi, sekarang baru tanda tangan kontrak jadi imposible bisa selesai saat lebaran, sedangkan kontraknya hingga Desember. Perbaikan dilakukan dengan tambal sulam dan perbaiki penuh. Paling tidak hingga 70 persen rampung,” katanya.

Eddy menambahkan, anggaran kontrak perbaikan jalan ini berasal dari bantuan bank dunia Western Indonesian Road Improvement Project (WINRIP) senilai hampir Rp 20 miliar, dari Manna hingga Kaur dan dari Kota Bengkulu ke Mukomuko hampir Rp 300 miliar. Sedangkan anggaran perbaikan dari Kota Bengkulu hingga Seluma menggunakan anggaran APBN murni.

“Pembebasan lahan sudah selesai, hanya tinggal di bagian utara yakni di area Pondok Kelapa tinggal sedikit lagi namun proyek tetap bisa dilaksanakan. Asalkan 70 persen pembebasan lahan selesai, kontrak sudah bisa dilaksanakan. Mudah-mudahan ini bisa terealisasi dengan baik,” demikian Eddy. (val)