Rabu, Juni 29, 2022

Perut Buncit Beresiko Pendek Umur

Baca selanjutnya

gambar-perut-buncit
Foto : Istimewa

kupasbengkulu.com- Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of the American College of Cardiology, lebih dari 70% pasien jantung dengan lingkar pinggang yang lebar meninggal pada saat penelitian dibanding pasien dengan lingkar perut yang lebih kecil.

“Lingkar pinggang menjadi prediktor yang lebih kuat dibandingkan indeks massa tubuh dalam menentukan risiko penyakit kardiovaskular,” kata dr. Dina Kusumawardhani, Anggota Dewan Redaksi Medis Klikdokter.com.

Timbunan lemak di perut tidak hanya mengganggu penampilan tetapi juga dapat menimbulkan banyak masalah kesehatan. Perut buncit dapat terjadi pada siapapun, tidak hanya pada mereka yang memiliki tubuh yang gemuk. Seseorang yang memiliki indeks massa tubuh (IMT) normal dengan bentuk tubuh seperti apel dan lingkar pinggang (waist circumference) yang lebar juga harus berhati-hati.

Lemak tubuh terdiri dari dua jenis, yaitu lemak visceral dan subkutan. Lemak subkutan adalah lemak yang terdapat di bawah kulit. Sedangkan lemak visceral terdapat di dalam perut dan mengelilingi organ-organ vital seperti hati, jantung, dan ginjal.

Pembuktian dari beberapa penelitian mengungkap bahwa lemak visceral yang berlebihan (obesitassentral) dapat menyebabkan sindrom metabolik, meningkatkan risiko penyakit diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan penyakit kronik lainnya.

Ini disebabkan karena lemak visceral mengakibatkan pelepasan protein dan hormon yang dapat memicu respons inflamasi (peradangan) dan merusak endotel pembuluh darah. Juga adanya resistensi insulin yang berujung pada penyakit diabetes melitus.

Sementara itu, untuk mengetahui apakah lingkar pinggang anda normal atau tidak, caranya sangatlah mudah. Pada posisi berdiri, gunakan meteran, lingkarkan pada bagian tengah perut Anda, tepat di atas tulang panggul. Ukur lingkar pinggang Anda pada saat mengeluarkan napas. Lingkar pinggang normal untuk orang asia adalah:

-Laki-laki: <90 cm

-Perempuan: <80 cm

“Apabila lingkar pinggang anda melebihi batas normal seperti di atas, berarti anda memiliki resiko tinggi masalah kesehatan. Selain segera melakukan konsultasi dengan dokter, anda sebaiknya juga mengikuti program penurunan berat badan,” sarannya.

Jika lingkar pinggang melebihi batas normal, maka Anda memiliki risiko tinggi masalah kesehatan. Segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk menjalani program penurunan berat badan dan menilai apakah ada faktor risiko lainnya.

“Berita baiknya adalah sekecil apapun jumlah berat badan yang turun (5-10% dari berat saat ini) dapat menurunkan risiko berkembangnya penyakit-penyakit tersebut. Mulailah diet sehat dan olahraga teratur untuk mendapatkan berat badan ideal dan bebas dari penyakit,” ungkapnya.(**)

sumber : klikdokter.com

Gubernur Rohidin Berikan Orasi Ilmiah di Wisuda Universitas Terbuka

Kupas News, Kota Bengkulu - Salah satu tugas terberat lembaga pendidikan saat ini adalah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang produktif, berkualitas dan berdaya...

Kontes Bonsai Polda Bengkulu Meriahkan HUT Bhayangkara Ke-76

Kupas News, Kota Bengkulu – Polda Bengkulu menggelar kontes dan pameran bonsai dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-76 Tahun 2022. Bertempat di Mapolda Bengkulu,...

Wagub Rosjonsyah Hadiri Pengukuhan Pengurus APKASINDO Bengkulu

Kupas News, Bengkulu – Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah berharap harga Tandan Buah Segar (TBS) kembali normal. Hal ini disampaikan Wagub Rosjonsyah saat menghadiri...

Pemprov Bengkulu Gelorakan Semangat War On Drugs di HANI 2022

Kupas News, Kota Bengkulu – Sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan dunia internasional terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, momentum Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika...

Lomba Tenis Meja Polairud Bengkulu Resmi Ditutup

Kupas News, Kota Bengkulu - Lomba tenis meja yang digelar Polairud, Polda Bengkulu resmi ditutup. Ajang yang digelar dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-76...

Terbaru