Sabtu, Desember 10, 2022

PNS Pemkot Bengkulu Malas, DPRD Sarankan Absensi Sidik Jari

Baca selanjutnya

Ahmad Badawi Saluy
Ahmad Badawi Saluy

kupasbengkulu.com – Terhitung sejak  tahun 2013 lalu, Pemerintah Kota Bengkulu telah mengurangi hari kerja dalam seminggu. Dari 6 hari menjadi 5 hari kerja dengan waktu pelayanan diperpanjang, yang sebelumnya hingga jam 14.00 WIB menjadi jam 16.00 WIB, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Walikota Nomor: 800/24/B.XI/2013.

Namun pengurangan hari kerja tersebut menjadi tidak efektif untuk pelayanan publik. Sebab berdasarkan pantauan DPRD, mayoritas Pegawai Negeri Sipil (PNS) mupun Non PNS di lingkungan pemerintah kota tidak mentaati jam kerja tersebut, karena lemahnya pengawasan.

Dikatakan anggota Komisi I DPRD Kota, Ahmad Badawi Saluy, pelanggaran dewan kota meminta agar pemerintah menerapkan absensi menggunakan Fingerprint (mesin pemindai sidik jari)

“Absensi sidik jari itu sekarang sudah merupakan kebutuhan dalam rangka meningkatkan kedisiplinan serta kinerja pegawai. Dengan absensi sidik jari, dipastikan dapat meningkatkan kinerja. Sebab  absensi dengan metode konvensional, sangat rentan dimanipulasi oleh pegawai yang tidak disiplin,” kata Badawi.

Dikatakan Badawi, pemindaian sidik jari merupakan metode terkini untuk pengawasan kedisiplinan pegawai. Sehingga pegawai yang pulang lebih awal atau mebolos dapat diketahui dari rekaman absensinya. Setiap bulannya, Pemerintah kota pun akan mudah mengevaluasi kinerja pegawai. (beb)

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru