Ilustrasi/Istimewa

Ilustrasi/Istimewa

KUPASBENGKULU.com, KOTA BENGKULU – Ketua Badan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma, Fachruddin Siregar memandang perlu adanya peremajaan mesin di perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini. Mengingat umur mesin yang ada saat ini sudah cukup tua dan dikhawatirkan akan rusak sewaktu-waktu.

Seperti yang terjadi beberapa bulan terakhir, satu unit mesin rusak dan mengakibatkan matinya saluran air untuk tiga kecamatan yang ada di Kota Bengkulu.

“Memang kita memandang perlu adanya peremajaan mesin, namun untuk memenuhi kebutuhan itu tentunya perlu mengkaji lagi kemampuan finansial dari perusahaan. Sambil jalan dan menunggu dananya ada, mesin yang ada saat ini perlu kita jaga dan kita perhatikan setiap saat. Untuk itu, saya telah perintahkan untuk meningkatkan lagi pengawasan dan perawatan terhadap mesin yang ada saat ini,” kata Fachruddin, Senin (22/06/2015).

Sejatinya, lanjut dia, PDAM telah mendapatkan bantuan berupa satu unit mesin dari Kementerian Pekerjaan Umum, mesin yang didapat berupa mesin pendorong untuk distrbusi air di Nelas.

“Rehab dan pemeliharaan serta pengadaan dilakukan, namun bersifat situasionalnya saja. kita sesuaikan pula dengan tingkat pelayanan ke masyarakat. Sebab pelayanan ke masyarakat juga jadi pertimbangan,” tutupnya.(dex)