Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Terkait peryataan Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah, tentang setiap perusahaan harus mempunyai minimal satu desa binaan, Zainal perwakilan dari PT. Alno mengatakan bahwa, PT. Alno sudah lama membentuk desa binaan, hanya saja selama ini sengaja tidak dipublikasikan.

Pernyataan Zainal tersebut diungkapkannya sesaat setelah selesai rapat Forum Komunikasi dsan konsultasi investasi di Raflesia City, Selasa (26/5/15).

“Selama 2 tahun kita sudah membentuk desa binaan salah satunya beasiswa untuk anak-anak di desa binaan tersebut,” ungkap Zainal perwakilan dari PT. Alno.

Lebih jauh Zainal mengatakan, bahwa di bentuknya desa binaan tersebut, PT. Alno menginginkan Sumber Daya Manusia di desa sekitar perusahaan bisa lebih baik. Sehingga siswa yang berprestasi 10 besar bisa kami tarik untuk bekerja di perusahaan kami.

“Kami sudah menjalin kerjasama dengan Universitas Ratu Samban Bengkulu Utara, bagi yang mendapat 10 besar maka akan kami tarik untuk bekerja di perusahaan kami,” tutup Zainal.(ae5)