Minggu, Juli 3, 2022

Ribut Pembatas Tanah, Bapak Dua Anak Diringkus

Baca selanjutnya

Hanya merusak masalah pembatas tanah, bapak dua anak berinisial Ks (54) warga Jalan Raya Air Sebakul RT 7 RW 4 Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu diringkus anggota Polres Bengkulu pada Senin (06/10/2014) sekitar pukul 20.00 WIB di kediamannya.
Hanya merusak masalah pembatas tanah, bapak dua anak berinisial Ks (54) warga Jalan Raya Air Sebakul RT 7 RW 4 Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu diringkus anggota Polres Bengkulu pada Senin (06/10/2014) sekitar pukul 20.00 WIB di kediamannya.

kupasbengkulu.com – Hanya merusak masalah pembatas tanah, bapak dua anak berinisial Ks (54) warga Jalan Raya Air Sebakul RT 7 RW 4 Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu diringkus anggota Polres Bengkulu pada Senin (06/10/2014) sekitar pukul 20.00 WIB di kediamannya.

Kapolres Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono melalui Kasat Reskrim AKP Amsaludin membenarkan adanya penangkapan tersebut. Pelaku telah dituduh melakukan pengancamanan dan serta dituduh telah melakukan pengerusakan pagar rumah korban Rudi Hartono yang merupakan tetangganya sendiri(46).

Menurut laporan Rudi, kejadian tersebut terjadi pada Senin (06/10/2014) sekitar pukul 18.15 WIB mendengar pelaku yang membongkar pagar kayu pembatas tanah mereka dengan korban. Kemudian korban keluar dan menemui pelaku untuk menanyakan alaan kenapa pelaku membongkar pagar tersebut.

Akan tetapi, pelaku kemudian marah-marah kepada korban dan mengajak korban untuk berkelahi dengan mangayu sebilah parang ditangannya.

“Sini Kau, kita selesaikan secara jantan,” kata korban kepada polisi.

Namun korban tidak melayani hal tersebut. Korban kemudian masuk dan meninggal lokasi tersebut.

Sementara itu, pelaku berdalih kalau pagar yang dibuat oleh pelaku menghalangi jalan akses keluar masuk kekediamnnya. sehingga ia perlu memutar untuk memasuki pekarangan ruamahnya. Oleh sebab itu, pagar yang dibuat korban terpaksa ia rusak.

“Saya sudah delapan tahun bertenggga dengannya sudah saya anggap seperti adik sendiri, tapi entah kenapa dia malah memagar jalan masuk kerumah saya. Jadi kalau saya masu masuk saya harus memutar kira-kira 150 meter,” ungkap pelaku.

Tak hanya itu, pelaku mengungkapkan, hal ini dikarena korban juga memutus aliran listrik yang sudah dipasang mereka melalui rumah korban.

“Sebenarnya karena listrik yang kerumah saya, kan itu sudah izin dari PLN, kalau saya boleh mengcangkok listriknya. eh dia malah memutusi,” ungkapinya.(dex)

Minat Investor Tidak Berpengaruh Saat Bitcoin Turun

JAKARTA - Turunnya harga aset kripto saat ini tak mempengaruhi minat investor untuk melakukan investasi kripto ini. Bahkan jumlah investor kripto terus tumbuh pada...

Benturan Keras Sebabkan Tewasnya Pelajar di Bendungan Nakai

Kupas News, Bengkulu Utara - Salah seorang pelajar tewas tenggelam saat mandi di Bendungan Sungai Air Nakai Desa Batu Raja, Bengkulu Utara, Kamis, (30/06)...

Polres Bengkulu Utara Berhasil Tangkap Pemuda TO Kasus Narkoba

Kupas News, Bengkulu Utara - Satres Narkoba Polres Bengkulu Utara kembali ungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I yang diduga jenis sabu-sabu di...

Rosjonsyah Minta Pemerintah Desa Miliki Skala Prioritas

Kupas News, Kota BengkuluĀ - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah membuka acara peningkatan kapasitas kepala Desa dan ketua BPD se Kabupaten Rejang Lebong yang dilaksanakan...

Rakor Gubernur se-Sumatera 2022 Soroti Harga Sawit

  Kupas News, Pekanbaru - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang hadir pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur se-Sumatra 2022 menyoroti persoalan harga kelapa sawit yang...

Terbaru