Lebong, kupasbengkulu.com – Ditahun 2015 Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lebong tidak ada anggaran untuk perbaikan jembatan di Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya, yang rusak akibat hantaman banjir setiap kali hujan deras.

Namun upaya perbaikan tersebut bisa dilakukan melaui dana Tanggap Darurat pemda Lebong. Hal ini diungkapkan Setearis Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lebong, Ferdinan Agustian.

“Untuk tahun ini, belum ada anggaran di PU untuk perbaikan jembatan dan Pembanguan Bronjong di Desa Lemeu. Kita tidak bisa serta merta melakukan perbaikan kalua menggunakn Anggaran PU tetapi harus terlebih dahulu melalui proses peng anggaran,” jelas pria yang akrab disapa Agus.

Dikatakan Agus, pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi jembatan di Desa Lemeu dan membenarkan bahwa kondisi jembatan tersebut harus cepat diperbaiki. Berdasrakan analis yang telah di lakukan Dinas PU, untuk perbaikan jembatan tersebut membutuhkan dana sekitar Rp 400 juta yang dipergunakan untuk membuat pondasi semen di bagian kiri jembatan yang telah miring serta memperbaiki tiang pancang jembatan.

“Permasalahannya kita dari Dinas PU tidak bisa menggunakan anggaran lain yang ada di dinas PU, karena akan menimbulkan masalah di kemudian hari. kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak BPBD terkait dengan permaslahan ini,” kata Agus.

Selain itu, Agus juga menambahkan, untuk mengetahui permasalahan banjir yang rutin terjadi di desa Lemeu diperlukan koordinasi dengan seluruh pihak terutama Pemerintah Desa setempat karena mereka lah yang lebih paham kondisi sebenarnya.

“Pemerintah desa kita sarankan untuk membuat laporan dan berita acara bencana secepatnya ke Pemerintah Daerah melalui BPBD berikut dengan analisa penyebab seringnya terjadi banjir di desa tersebut,” pungkas Agus.(spi)