Ismed

Kepala Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Ismed Lakoni

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga akhir tahun 2014, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menegaskan tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena stok BBM masih aman. Sebelumnya pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menambah kuota BBM sebanyak 7 persen.

Hal ini seperti diungkapkan Kepala Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Ismed Lakoni. Dirinya mengatakan, peningkatan ini melihat tingkat inflasi serta laju kendaraan bermotor di Provinsi Bengkulu.

“Kami sudah koordinasi dengan bupati dan walikota untuk melihat berapa kebutuhan BBM di setiap wilayah, merujuk kebutuhan itulah penambahan usulan ke pusat, kenaikannya tidak terlalu jauh dari tahun lalu,” kata Ismed, Selasa (17/12/2014).

Disebutkan Ismed, berdasarkan keterangan dari pihak Pertamina, sampai akhir tahun kuota BBM masih mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan BBM.

“Kuota kita tidak ada hambatan. Saat ini kuota BBM tersisa 33,198 KL untuk premium dan solar 14,028 KL. Itu cukup sampai akhir Desember,” lanjut Ismed.

Kuota BBM jenis premium pada 2014 sebanyak 230,096 KL dan 94,730 KL untuk solar, dengan realiasi hingga bulan Oktober sebanyak 198,898 KL atau 86 persen untuk premium dan 80,702 KL atau 86 persen untuk solar.

“Sampai saat ini antrian BBM tidak terjadi, dan kita sudah melakukan sosialisasi agar truk batu bara juga tidak ikut antri dan membeli BBM bersubsidi,” pungkas Ismed. (val)