kupasbengkulu.com – Tiga daerah yakni Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kabupaten Seluma, mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 600 miliar dari pemerintah pusat guna pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) demi memenuhi kebutuhan air minum.

Pembangunan SPAM regional ini rencananya akan dimulai tahun 2016 mendatang, dan selesai di tahun 2018. Kepala Biro Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Buyung Azhari, mengatakan pembangunan SPAM tersebut menggunakan air limpasan pemutar turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi di Kabupaten Kepahiang sebagai sumber air.

“Dana pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini dikelola Dirjen Cipta Karya dan Dirjen Sumber Daya Air untuk membangun jaringan pengelolaan air baku ke sistem transmisi dan instalasi pengelolaan air ke jaringan distribusi umum,” ujar Buyung, Selasa (06/10/2015).

Dia mengatakan nantinya pemerintah kabupaten/ kota akan membangun saluran ke rumah-rumah warga. Adapun debit air yang diolah mencapai 600-1.000 liter per detik dengan teknik gravitasi.

“Debit air yang diolah memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 90 persen warga Kota Bengkulu, 60 persen warga Kabupaten Bengkulu Tengah, dan 30 persen Kabupaten Seluma,” katanya.

Sementara, Bupati Bengkulu Tengah, Feri Ramli, sependapat bahwa pembangunan fasilitas pengelolaan air bersih akan meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum.

“Kita optimis ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (val)