Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah saat bertemu langsung pengusaha Tommy Soeharto, membicarakan investasi di Provinsi Bengkulu.(foto : istimewa)

Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah saat bertemu langsung pengusaha Tommy Soeharto, membicarakan investasi di Provinsi Bengkulu.(foto : istimewa)

jakarta, kupasbengkulu.com- Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah terus berupaya melakukan lobi dan mencari investor untuk pembangunan di Provinsi Bengkulu. Bukan hanya lobi tingkat pemerintah pusat, investor swasta pun mulai digaet untuk menanamkan investasinya di Bengkulu. Salah satunya yang berhasil ditemui Gubernur, Jumat (21/11) pagi pengusaha Tommy Soeharto di kediamannya.

Dijelaskan Junaidi, pertemuannya dengan anak mantan Presiden Soeharto ini menawarkan agar Tommy bisa berinvestasi di bidang Perhotelan.

“Saat ini kebutuhan hotel bintang IV atau bintang V semakin penting, karena telah banyak event nasional yang berhasil digelar di Provinsi Bengkulu. Kondisinya saat ini kita masih terkendala dengan hotel,” beber Gubernur kepada kupasbengkulu.com, Minggu (23/11).

Menurut dia, pembangunan hotel yang diinginkan dengan fasilitas convention hall yang bisa menampung minimal 2000 orang, agar setiap event nasional bisa digelar disini.

Selain itu juga, kebutuhan akan pembangunan hotel ini agar pihak Perguruan Tinggi yang ada di Bengkulu baik negeri maupun swasta tidak kesulitan mewisuda mahasiswa, karena terkendala kapasitas gedung yang dimiliki saat ini.

“Tommy Soeharto akan menurunkan tim surveinya ke Bengkulu untuk melihat potensi yang ada. Setidaknya untuk pembangunan hotel ini, Tommy mengungkapkan juga membutuhkan setidaknya lahan seluas 2 hektar,” tandas Gubernur.(coy)