bidan

Bengkulu Tengah,Kupasbengkulu.com ~ Pemerataan penempatan tenaga medis di Kabupaten Bengkulu Tengah hingga saat ini belum berjalan maksimal.

Dibalik banyaknya tenaga medis yang belum mendapatkan pekerjaan, ternyata ada tujuh desa di Kecamatan Pagar Jati, hingga saat ini belum memiliki bidan desa. Ini dikatakan Camat Pagar Jati, Saparudin, Kamis (23/3/2016 ).

“Sebanyak 14 desa yang ada di Kecamatan Pagar Jati, yang ada hanya sebanyak tujuh desa yang sama sekali belum memiliki bidan desa. Ketujuh desa tersebut, Desa Renah Jaya, Renah Kandis, Layang Lekat, Karang Are, Datar Penokot, Kertapati dan Desa Kertapati Mudik yang kekosongan tenaga medis.

“Dengan akses jalan tergolong sulit, dengan jarak tempuh yang jauh dari desa yang memiliki fasilitas lengkap, membuat warga kami kesulitan saat menderita penyakit yang datang mendadak. Terutama saat malam hari, kata Saparudin.

Tak Digubris

Pihaknya telah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut ke Dinas Kesehatan Kabupaten Benteng, tapi  seolah-olah tak digubris. Hingga saat ini kekosongan masih terjadi dan belum terisikan.

“Hingga saat ini, Dinkes Benteng tak ada tanggapan. Padahal di Puskesmas desa yang berada di tepi jalan, banyak terdapat tenaga medis. Kami harap proses pemerataan tenaga medis bisa berjalan optimal. Sehingga, desa yang berada di lokasi sulit dijangkau, juga bisa mendapatkan layanan kesehatan secara prima,” ungkapnya.

Menghadapi kondisi ini, membuat warga berinisiatif untuk memanfaatkan sumber daya alam, berupa bahan-bahan tradisional sebagai obat penangkal penyakit.

“Warga juga sudah terbiasa menggunakan obat tradisional. Meski begitu, kami harap ada tenaga medis yang mampu menyebuhkan penyakit yang tak terdeteksi oleh masyarakat umum,” jelas Camat.

Penulis: Ferizal Adek