(Plt) Sekda Rejang Lebong, Zulkarnain, saat meninjau lahan cabe

(Plt) Sekda Rejang Lebong, Zulkarnain, saat meninjau lahan cabe yang terserang vieus Gemini

 

Rejang Lebong,kupasbengkulu.com – Petani Cabai di Kabupaten Rejang Lebong saat ini harus mulai mewaspadai datangnya serangan virus “Gemini”. Sebab, sampai saat ini, virus ini masih belum ditemukan obatnya.

Seperti yang ditemui kupasbengkulu.com di perkebunan cabai di Desa Kampung Baru, Kecamatan Selupu Rejang. Beberapa pohon cabai ditemukan sudah terserang virus tersebut. Ciri-ciri batang cabai yang terserang virus gemini adalah daunnya menguning dan mengerucut. Selain itu, baik pertumbuhan batang dan buah juga tidak berlangsung baik.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong, Zulkarnain ketika menyambangi lokasi tersebut, Senin (14/3/2016) membenarkan adanya serangan virus Gemini ini. Zulkarnain, didampingi para penyuluh menyatakan pemupukan yang tepat, insektisida dan ketahanan tumbuhan yang tepat dapat mengantisipasi tumbuhnya virus tersebut.

“Buah dari batang yang terserang virus ini cinderung jauh lebih kecil dan rusak, berbeda dengan batang yang tidak terserang virus,” kata Zulkarnain.

Penularan virus tersebut bisa melalui hama. Hama yang terlebih dahulu memakan daun atau batang yang terkena virus ini, bisa memindahkan virus tersebut ke batang yang lain. Oleh karena itu, penanganan hama yang tepat dapat mencegah penularan penyakit tersebut.

“Bila perlu apabila ada yang terserang virus itu, cabut batangnya dan musnahkan,” lanjut Zulkarnain.

Virus gemini ini sebelumnya hanya timbul pada sekitar bulan Mei hingga Juni. Karena waktu lahirnya, nama virus itu disesuaikan dengan ‘zodiaknya, yakni gemini.

Penulis : Adhyra Irianto