sumur bor

kupasbengkulu.com, bengkulu tengah – Kelompok tani di Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah menyangsikan daya tahan mesin sumur bor, yang diserah terima baru-baru ini oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah (Benteng).

Diungkapkan Ketua Kelompok Tani Harapan Desa Kembang Seri, Usman, bahwa ini dilihat dari kondisi mesin yang kekurangan siklus air untuk pendingin, apalagi sawah yang akan dialiri air seluas puluhan hektar.

“Mesin sumur bor akan cepat panas, karena akan beroperasi lama mengingat luasnya sawah yang akan dialiri air,” tambahnya, Kamis (06/08/2015).

Untuk itu, ujar dia, setelah dilakukan serah terima pihaknya melakukan koordinasi dengan para petani mengenai sistim operasional sumur bor ini. Karena sawah yang akan dialiri ai luasannya sekitar puluhan hektar, dipastikannya akan ada sawah yang tidak menikmati aliran air sumur bor ini.

“Kami akan mengajukan usulan terkait persoalan persawahan ini, karena masih sekitar 50 hektar sawah yang kekurangan air, serta banyaknya irigasi yang tidak berfungsi,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Tengah, Damsik mengatakan, bahwa dengan adanya sumur bor bisa meringankan para petani yang mengalami kekeringan.

Diakuinya, memang dilihat dari luasan sawah puluhan hektar belum seluruhnya akan teraliri oleh keberadaan sumur bor ini.

“Tapi saya minta kepada para petani melalui kelompoknya untuk dapat mengusulkan lagi kekurangan sumur bor ini,” tandasnya.(adk)