Kondisi taman remaja memprihatinkan, kandang satwa yang kosong akibat satwa mati, sakit dan sebagainya.

Kondisi taman remaja memprihatinkan, kandang satwa yang kosong akibat satwa mati, sakit dan sebagainya.

Kota Bengkulu, kupasbengkulu.com – Yayasan Australia telah menanyakan soal pengelolahan Taman satwa Kota Bengkulu. Pasalnya, hingga saat ini upaya untuk merealisasi pengelolahan ke pihak ke tiga oleh Pemerintah Kota (Pemkot) belum juga terselesaikan.

“Yayasan dari Australia tersebut sudah menayakan soal pengelolaan kepada kita berulang kali kepada kita, kapan mereka segera melakukan pengelolaan taman tersebut,” kata Kepala Dinas Pertanian, Perternakan dan Kehutanan, Matriani Amran.

Namun dalam hal ini Matriani mengatakan tidak bisa berbuat banyak untuk segera menyetujui pengelolahan tersebut. Sedangkan untuk pengelolahan Taman remaja perlu ada persetujuan dari Pemerintah Kota yang hingga saat ini belum ada kepastian.

“Tapi kalau belum dihitam di atas putih kita tidak berani memutuskannya,” tegasnya.

Sejauh ini dikatakan Matriani, pihaknya sudah mengirimkan surat permintaan pengelolahan tersebut yang telah sampai ke Wakil Walikota Bengkulu Patriana sosialinda dan juga melayangkan surat kepada sekertaris Pemerintah Kota, Marjon.

Walaupun belum ada respon, dari Pemkot sendiri telah memberikan tanggapan yang positif. Namun pihaknya belum menerima hal yang positif dari Pemerintah Kota untuk segera merealisasikan pembanguan serta memperindah Taman satwa Kota Bengkulu.

“Sudah surat kita kirim, tapi belum ada respon. Namun, tanggapan mereka cukup positif,” ungkapnnya.

Untuk itu diharapkan Matriani, dari Pemkot sendiri bisa segera bergerak untuk melakukan pereban Taman Remaja secepatnya, agar kedepannya Taman remaja tidak di pandang sebelah mata oleh orang lain.

“Kalau bisa secepanya. Kalau bisa cepat kenapa harus ditunggu-tungu,” tutupnya.(dex)