Junianto

Junianto

bengkulu selatan, kupasbengkulu.com – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trsanmigrasi (Dinsosnakertrans) Bengkulu Selatan hanya salurkan bantuan masa panik.

Bantuan masa panik yang diberikan kepada korban terkena yang musibah bencana alam tersebut hanya berupa, terpal, lauk pauk, mie instan, dan sejenisnya.

Kepala Dinsosnakertrans Nopman Ali melalui Kabid Sosial Efendi Gustian, kepada kupasbengkulu.com Selasa (25/11/2014) menerangkan bahwa bantuan yang diberikan kepada korban yang terkena musibah bencana alam itu hanya berupa bantuan masa panik.

“Tidak ada bantuan lain selain bantuan masa panik,” kata Efendi.

Lanjut Efendi, diharapkan kepada masyarakat yang terkena musibah melalui kepala desa atau lurah kalau ada warga yang mendapat musibah seperti bencana alam untuk segera melaporkan kepada Dinsosnakertrans) Kabupaten Bengkulu Selatan agar pihaknya dapat menyalurkan bantuan.

Untuk warga desa Batu Kuning dan Kelurahan Gunung Mesir yang baru saja terkena musibah akibat luapan sungai air manna pasca hujan deras beberapa hari yang lalu tersebut.

“Diharapkan kepada kepala desa atau lurah setempat untuk segera mendata warganya dan menyampaikan nama-nama yang terkena musibah itu kepada kami, agar kami dapat segera menyalurkan bantuan,” kata Efendi.

Di lain pihak, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bengkulu Selatan, Ahmad Waif melalui Kabid Pengairan, Surya Lufti mengatakan akan segera mengganggarkan dana perbaikan saluran irigasi hamparan sawah tanjungan Desa Batu Kuning Kecamatan Pasar Manna yang rusak atau jebol itu pada tahun 2015 mendatang.

Selain itu, hal ini juga ditanggapi serius oleh Ketua komsi B DPRD Bengkulu Selatan Junianto.

Dikatakan Junianto, yang akrab disapa Uda Ijun ini, kepada Petani pemakai air yang ada dihamparan sawah Tanjungan Desa Batu Kuning tersebut agar secepatnya menyampaikan sebentuk proposal yang ditujukan kepada dinas terkait dan tembusannya agar dapat juga disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Selatan.(tom)