Kapolsek Kota Manna

Kapolsek Kota Manna, Iptu. Hasbie

kupasbengkulu.com – Merasa tertipu, Suarni (45) warga Mariapan Kelurahan Pasar Baru Kota Mana Kabupaten Bengkulu Selatan, melaporkan temannya sendiri, berinisial Di (40) warga jalan Letnan Tukiran Pematang Bangau ke pihak kepolisan Polsek Kota Manna. Pasalnya, Di diduga telah menipu Suarni dan membatalkan penjanjian yang sebelumnya telah dibuat.

Data terhimpun, mulanya Di yang berprofesi sebagai tata rias pengantin meminjam Kartu Keluarga (KK) dan KTP, milik korban (Suarni,red). Rencananya, KK dan KTP tersebut akan dijadikan syarat pelengkap meminjam uang dengan gadaikan BPKB, salah satu Bank di Kota Manna sebesar Rp 20 Juta.

Percaya dengan teman sendiri akhirnya KK dan KTP tersebut diberikannya kepada Di, dengan perjanjian nantinya jika uang tersebut cair akan dibagi dua. Setelah perjanjian itu dibuat, Di mengingkari janjinya. Sebab, KK milik Suarni digunakan untuk mengambil kredit motor disalah satu dealer motor di Kabupaten Bengkulu Selatan.

Saat karyawan salah satu leasing, datang ke rumah Suarni untuk akad kredit motor, dirinya oun bersedia atas survey yang dilakukan karyawan leasing tersebut. Setelah berjalan dua bulan, mulai terjadi kredit macet. Oleh korban sempat ditalangi selama dua bulan.

Seiring waktu berjalan, ternyata motor jenis Honda merek Beat BD 1618 BP itu digadaikan kepada Mamat warga Desa Suka Rami Air Nipis sebesar Rp 4 juta. Dari tangan Mamat motor itu juga digadaikan kepada Rio warga Desa Kota Agung Seginim Sebesar Rp 4 juta.

Terakhir diketahui ternyata motor itu sudah berpindah tangan ke Carles warga Desa Sindang Bulan Kecamatan Seginim, yang di perolehnya dari Rio dengan memberikan uang sebesr Rp 4,5 juta kepada Rio.

Merasa ditipu Di, dan selalu dikejar pihak Leasing, Suarni melaporkan perkara ini ke Polsek Kota Manna.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP. Abdul Muis melalui Kapolsek Kota Manna, Iptu. Hasbie didamping Kanit Reskrim, Ipda. Rasi Ginting membenarkan, kejadian itu.

”Pelaku sudah kita amankan, kini masih dalam proses pemeriksaan,” demikian Ginting.(tom)