Matriani Amran

Matriani Amran

kupasbengkulu.com – Data yang dirilis Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, tercatat sekitar enam belas ribu anak usia sekolah (antara usia 7-15 tahun) di provinsi tersebut tak nikmati bangku sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Dari data tersebut, sebanyak 1.081 anak berada di Kota Bengkulu.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) sedang melakukan pendataan terhadap siswa miskin dan putus sekolah guna mendapatkan bantuan melalui “Kartu Bengkulu Peduli”.

(Baca Juga : 16 Ribu Anak Bengkulu Tak Nikmati Sekolah karena Ekonomi)

“Sejak beberapa hari kemarin kami sudah menginstruksikan kepada semua kepala sekolah untuk melakukan pendataan, dan saat ini masih berlangsung. Gunanya untuk memberikan bantuan beasiswa kepada siswa miskin dan putus sekolah,” ujar Sekretaris Dikbud, Matriani Amran, Selasa (23/09/2014).

Disebutkan Matriani, “Kartu Bengkulu Peduli” ini merupakan salah satu keluaran program pemerintah kota dari Program 8 Tekad Bengkuluku, yang mana sesegera mungkin akan dilaunching.

“Data yang masuk sudah ratusan, dari SD, SMP, dan SMA sederajat. Bantuan yang akan diberikan nantinya berupa uang tunai, tentunya untuk jumlah akan disesuaikan dengan dana yang ada,” tandasnya.(val)